DIY Toys

Bandara Internasional Yaqdzan

Berbicara tentang pesawat terbang, salah satu alat transportasi udara yang menjadi favorit anak-anak khususnya Yaqdzan. Pesawat udara yang lebih berat dari udara, bersayap tetap, dan dapat terbang dengan tenaga sendiri.

Beberapa kali perjalanan menggunakan pesawat Yaqdzan sangat exited sekali. Paling semangat dan selalu ga sabaran untuk boarding. Bahkan sesuatu yang ditunggu-tunggu dan dikangenin “aku pengen kerumah uti,naik pesawat” 😀

Pengobat kangen Yaqdzan untuk naik pesawat saya membuatkannya “bandara internasional craft”. Anak bebas untuk explorasi dan bermain peran/pretend play sebagai penumpang, pilot atau co pilot.

Alat dan bahan:

1. Kertas karton
2. Origami
3. Spidol
4. Lem
5. Pesawat-pesawatan
6. Mobil-mobilan
7. Stik es krim

Cara membuat:

1. Buatlah kotak sebagai miniatur kota dan bandara dari kertas karton
2. Ajak anak untuk menyusun dan menempel kertas origami sebagai runway pesawat
3. Susunlah tata letak benda-benda sesuai bandara

Alhamdulillah project ini kami kerjakan dengan penuh perjuangan, dikerjakan dari pagi hingga jelang zuhur. Proses berfikir dan mencari ide yang cukup lama, hingga bercucuran keringat  padahal hasilnya ala-ala 😀 Terbayar sudah keringat ini melihat si kecil yang antusias sekali, bagi Yaqdzan yang paling penting melibatkannya dalam proses membuat. Semakin lama bunda mengerjakan dia semakin happy*lap keringat 😀

Salah manfaat membuat bandara craft ini adalah untuk bermain peran/pretend play loh!

Pretend play memiliki manfaat bagi perkembangan anak. Mulai dari perkembangan emosi, fisik, sosial dan kognitif. Apalagi anak seusia Yaqdzan berusia 3 tahunan lagi masa-masanya bermain pura-pura.

Secara fisik, play pretend anak memaksimalkan gerakan anak untuk meniru sesuatu atau seseorang. Bagaimana penumpang pesawat saat memasuki bandara, melakukan check in, apa yang dilakukan oleh para petugas bahkan ikut berperan jadi pilot menerbangkan pesawat.

Secara emosional, play pretend merupakan tempat untuk menggali perasaan, harapan yang ada dalam diri anak. Saya dapat melihat betapa kangen Yaqdzan naik pesawat dan melihat kondisi emosionalnya.

Secara kognitif, anak belajar beragam konsep bagaimana mengungkapkan pikiran, membuat perencanaan, dan seterusnya yang mereka dapatkan saat bermain pura-pura. Mengenal susunan tata bandara dan lingkungan.

Alhamdulillah..

Dear son, kalau besar nanti jangan lupa ya, kalau kita sering mengumpulkan kardus bareng, mengolah benda-benda disekitar, saling mencari ide. Walau lelah, tapi bunda selalu punya ruang bermain untukmu. Tumbuhlah sebaik-baik insan 😙😙

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *