Hamil dan Melahirkan

Step-Step Pemeriksaan Hamil di Belanda

Belanda selain terkenal dengan bunga tulip dan kincir anginnya juga terkenal dengan maternity carenya yang luar biasa. Beberapa konsep dan sistem yang berbeda dengan Indonesia mulai dari kehamilan, persalinan dan pasca salin. Bagaimana negara mengatur semuanya dan beberapa standart yang telah ditetapkan negara. Insya allah saya akan berbagi seputar maternity care di Belanda dari pengalaman dan beberapa referensi.

Kedatangan saya ke Eindhoven saat kehamilan 22 minggu dan apa yang harus kami lakukan?

1. Menghubungi pihak asuransi

Untuk pemeriksaan kehamilan dan biaya persalinan sudah ditanggung oleh pihak asuransi. Asuransi ini bersifat wajib dan saya pribadi menggunakan menzis basic economi.
Menzis insurance basic terdiri:
Menzis basic economi

– Menzis basic

– Menzis basic free

Semuanya mengcover kehamilan & persalinan dan penyakit umum, perbedaannya menzis basic economi tidak bisa membeli additional insurance untuk mengcover kasus- kasus tertentu seperti fisioterapi, dokter gigi, kontak lensa, kraamzorg (akan dijelaskan kemudian) dll. Saya memilih menzis basic economi karena selain paling murah (90 euro/bulan) juga tidak memerlukan additional insurance. Untuk kraamzorg bisa membayar sendiri dengan harga yang cukup murah. (Sekitar 4.3 euro per jam).

Syarat mengajukan asuransi diantaranya dengan adanya BSN ( The citizen Service Number) semacam nomor ID penduduk. Jadi sekitar 4 minggu saya di Eindhoven baru mendapatkan kartu asuransi . Dan untuk anak dibawah 18 tahun tercover mengikuti asuransi orang tua. Jadi ga usah membayar asuransi lagi untuk anak.

2. Verloskundige/bidan
Umumnya, di Belanda pemeriksaan kehamilan dan persalinan ditangani oleh bidan. Dokter Obstetri Ginecology hanya menangani kasus – kasus patologis seperti kehamilan dengan hipertensi, kehamilan dengan diabetes, kehamilan kembar dll dan berperanan sangat kecil. Setelah asuransi di approve kami melakukan registrasi dan diarahkan pada verloskundigepraktijk terdekat.

verloskundigepraktijk adalah tempat praktek bidan bersama (sekitar 6-10 orang bidan) khusus untuk pemeriksaan kehamilan saja. Untuk persalinan, pemeriksaan laboratorium dan USG akan diarahkan ke tempat lain. Pemeriksaan USG hanya dilakukan beberapa kali selama kehamilan (bukan rutinitas), bidan akan mengarahkan pada diagnostic voor yang dilakukan oleh petugas khusus. Dan untuk kunjungan berikutnya sudah terjadwal tanggal dan waktunya tanpa antrian panjang dan efektif sekali.

Bidan praktek di 040 verloskunde

3. Kraamzorg

Tahap selanjutnya adalah menghubungi perusahaan kraamzorg, professional nurse yang akan datang ke rumah selama 8 hari pertama yang akan membantu ibu post salin. Mulai dari mengurus bayi, mengajarkan tentang breastfeeding, cara memandikan bayi, membantu pekerjaan rumah sampai mengurus anak lainnya. Kraamzorg ini bersifat wajib, dan bidan akan mengarahkan pada pihak perusahaan dan berkolaborasi dengan pihak asuransi. Budaya unik di Belanda, adanya pelayanan postnatal yang berbeda dengan Indonesia.

4. Memilih tempat persalinan

Tempat persalinan di Belanda hanya ada 2 pilihan, persalinan di rumah (homebirth) atau rumah sakit. Untuk kondisi yang normal biasanya akan dianjurkan untuk homebirth, karena tingkat angka persalinan di rumah masih tinggi di Belanda bahkan menurut penelitian angka tertinggi di dunia. Proses persalinan homebirth, Belanda sekitar 30%, UK 2%, US 1%, Belgia 1% (www.expatica.com). Woow! Budaya yang berbeda sekali dengan Indonesia, katanya melahirkan di rumah punya ketenangan dan kenyamanan tersendiri.

Untuk persalinan yang dianjurkan di rumah dan memilih di RS tanpa indikasi medis maka pihak asuransi tidak mengcover semua biaya persalinan (kecuali kalau asuransinya pakai yg basic free + additional insurance).

5. Prenatal Class

Beberapa prenatal class yang bisa diikuti khususnya di Eindhoven yang saya dapatkan dari verloskunde, diantaranya:
Lactatiekundige : praktek konsultasi laktasi bagi orang tua, maternity care, rumah sakit atau setiap individu yang tertarik akan laktasi.
Sport program: olahraga outdoor yang didesain khusus ibu hamil untuk melenturkan otot – otot panggul dan latihan pernafasan.
Pregnancy swimming

– Pregnancy coching/doula: seorang wanita yang mendapat pelatihan yang akan mensupport dan membantu secara fisik, emosional dan memberi informasi pada ibu selama kehamilan, persalinan dan setelah melahirkan.
Hipnobirthing
Semua lembaga ini tidak tercover oleh asuransi, jadi harus membayar sendiri.

Berikut beberapa fakta mengenai kondisi maternity system dan midwifery system di Belanda yang saya baca dari beberapa referensi. Semoga bisa sedikit membantu khususnya teman-teman bidan yang menanyakan bagaimana pelayanan kebidanan di sini. Belanda dengan jumlah penduduk sekitar 16 juta orang memiliki tingkat angka kelahiran 171.341 orang/pertahun dan 45% diantaranya melahirkan anak pertama yang rata-rata saat berusia 29 tahun. Persalinan usia dibawah 17 tahun hanya 0,1%. Di saat usia 29 tahun rata-rata mereka akan berhenti bekerja dan kembali melanjutkan karirnya disaat usia 40 tahun. Tenaga kesehatan yang terlibat, 2980 orang bidan dan 775 orang dokter kandungan dengan angka persalinan di rumah (homebirth) 29,4%. Angka kejadian C-section 16,4% ( karena kasus sungsang 79,8%). Persalinan spontan (vaginal birth) setelah C-section 54%. Tingkat angka kematian ibu 4,7%/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi (0-5 tahun) 0,8%/100.000 kelahiran hidup (www.knov.nl).

Prinsipnya, ibu hamil tanpa komplikasi apapun akan dilayani oleh bidan mulai dari kehamilan, persalinan dan post salin dan bidan mempunyai wewenang mandiri tanpa adanya campur tangan dokter. Untuk kasus-kasus patologis dokter kandunganlah yang akan sepenuhnya bertanggung jawab. Dari fakta data diatas sekilas bisa dilihat bagaimana negara mengatur sistem di sini, tugas dan wewenang setiap profesi yang jelas dan dengan jumlah penduduk sekitar 1/15 dari penduduk Indonesia dengan tingkat angka kelahiran yang rendah, dan tingkat kematian ibu dan bayi yang rendah yang mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya tingkat pendidikan, faktor ekonomi, budaya dll.

Ruang tunggu praktek bidan

Next blog insya allah akan berbagi pengalaman tentang budaya hamil disini, bagaimana pelayanan kesehatan disini, apa itu kraamzorg, perlengkapan persalinan yang sudah terstandart negara dll

Eindhoven, 12 Desember 2016

#30 weeks pregnant#

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *