Hamil dan Melahirkan

Kraamzorg (Maternity Assistant in the Netherlands) 

My job only available in Netherlands, no other countries in the world have this kind of maternity care” ucap kraamzorg saat kami berdiskusi. Belanda terkenal dengan maternity carenya yang begitu unik, dan merupakan sentral ilmu kebidanan di dunia. Bagaimana maternity care disini yang begitu teratur dan disiplin diatur oleh negara, mulai dari kehamilan sampai tumbuh kembang anak. Berikut pengalaman saya bersama kraamzorg pada hari-hari postnatal di rumah yang sangat menyenangkan, belajar banyak hal, dan memetik berbagai hikmah.

Apa itu kraamzorg (maternity assistant/maternity nurse)

Seorang perempuan yang membantu ibu postnatal di rumah, mulai dari membantu problema breatfeeding, memantau kesehatan baby born (suhu, berat badan,bak,bab), mengajarkan cara memandikan bayi, ketidaknyamanan yang dialami ibu seperti luka jahitan perinium, luka post C-section, pengecekan suhu tubuh,kondisi psikologis, menjaga kebersihan lingkungan, memenuhi kebutuhan ibu dan ayah, membantu anggota keluarga lainnya, urusan pekerjaan RT, menyiapkan makanan, mengatur waktu kunjungan tamu agar ibu postsalin tidak lelah dll. Semua hasil monitoring dan observasi kraamzorg ini akan dicatat dalam buku khusus kraamzorg dan dilaporkan ke bidan yang mengontrol kehamilan saya sebelum ke rumah sakit.



Kenapa harus ada kraamzorg?

Beberapa puluh tahun lalu, ibu post salin banyak mengalami ketidaknyamanan dan keluhan di hari-hari pertama post salin dan dipersilakan untuk menelpon verloskundige/bidan. Ternyata dengan pelayanan by phone tidak banyak membantu menyelesaikan ketidaknyamanan para ibu postsalin yang cukup kompleks, meskipun bidan tetap homevisit 2 hari sekali. Selain itu, pelayanan by phone juga sangat merepotkan bidan karena umumnya yg ditanyakan adalah hal-hal remeh dan tidak urgent. Oleh karena itu negara memfasilitasi kraamzorg sebagai perpanjangan tangan bidan untuk memantau kondisi ibu dan bayi lebih intens.

Bagaimana dengan sekolah kraamzorg?

Puluhan tahun yang lalu seorang kraamzorg mengikuti sekolah selama 3 tahun dengan mempelajari berbagai macam ilmu dan skill, diantaranya pelayanan untuk post salin, homeless, handicap, dll (1 kraamzorg bisa menangani semua jenis pasien). Untuk sekarang ada spesialisasinya yaitu khusus dibidang maternity care, homeless atau handicap hanya belajar 1 tahun. Tiga bulan belajar teori dan 9 bulan berikutnya teori dan praktik.

Apa standar kerjanya?

Standar kerja kraamzorg minimal 6 jam perhari bisa untuk 1 keluarga atau 2 keluarga. Tergantung pada kondisi keluarga yang dilihat dari problem ibu postsalin, jumlah anggota keluarga dan luas rumah. Untuk persalinan pervaginam dan tidak mengalami komplikasi dan keluarga kecil biasanya cukup 3 jam/hari selama 6 hari pertama. Untuk riwayat persalinan C-section biasanya butuh perawatan dari kraamzorg sekitar 10-14hari. Maximal pelayanan kraamzorg setiap individu 80 jam. Kraamzorg ini ada yang bersifat freelance dan karyawan tetap tergantung pada lembaga kraamzorg itu sendiri. Dan setiap lembaga kraamzorg dibawah pengawasan negara.

Sejak 1 januari 2006 di Belanda basic health care insurance sudah mengcover maternity assistant (kraamzorg) bagi setiap orang. Karena kraamzorg perannya sangat penting untuk membantu ibu dan bayi di hari-hari pertama postsalin. Saya pribadi menggunakan menzis insurance (basic economi) yang belum mengcover biaya kraamzorg 100%. Kami memilih ini karena selain murah juga tidak membutuhkan additional layanan lainnya seperti fisioterapi dll. Maka untuk kraamzorg saya membayar tambahan sekitar 4.3 euro/jam. Biaya yang cukup murah. Layanan kraamzorg yang saya gunakan adalah dari agency kraamzorg homecare. Dihari-hari terakhir pihak homecare menelpon kami menanyakan bagaimana pelayanan kraamzorg, apakah puas atau ada kritik & saran.

Pengalaman bersama kraamzorg

Satu hari di RS dengan observasi glukosa darah bayi dan perkembangan lainnya cukup bagus, maka kami dipersilahkan untuk pulang,  yang sebelumnya pihak RS langsung menghubungi kraamzorg pada saat itu juga yang akan menyambut kami di rumah. Hari pertama kunjungan, kraamzorg membaca riwayat persalinan dan penanganan selama di RS dan mencatat semuanya pada buku postnatal care yang berisi status kesehatan keseharian saya dan bayi. Beliau menanyakan apa yang saya rasakan saat ini dan apa yang saya inginkan. Lelahnya hari-hari setelah melahirkan tentu saya rasakan, badan pegalnya luar biasa, ketidaknyaman luka perinium, problema breasftfeeding yang saya langganan hiperlaktasi 7 hari pertama menyusui. Apa yang menjadi tradisi kita di rumah boleh disampaikan pada kraamzorg, kami hanya request untuk tidak membawa sepatu masuk kedalam rumah 😂 karena kebiasaan orang sini mereka memakai sepatu didalam rumah. Dua jam di rumah, kraamzorg lebih banyak mensupport saya disaat menyusui dan melakukan anamnesa terkait siapa dokter keluarga, nama anak dll. Dan kraamzorg pulang karena saya minta izin ingin beristirahat dulu dan anamnesa segala macam dilanjutkan besoknya dengan suami yang lebih jelas 😅

Pertemuan selanjutnya adalah dengan kraamzorg yang berbeda,namanya Anita. Personality yang lebih ekspresif, senang bercerita dan komunikatif sekali. Kadang hal2 diluar topikpun dibahas hehe..

Berikut seputar permasalahan saya yang dibantu kraamzorg:

1. Breastfeeding

Walau sudah ada pengalaman disaat anak pertama, untuk urusan menyusui saya masih butuh support. Kebutuhan bayi akan menyusui yang masih sedikit dihari-hari awal kelahiran dan produksi ASI terus meningkat menjadi permasalahan bagi saya. Katanya produksi Asi saya untuk 3 bayi 😅. Kraamzorg menjelaskan untuk waktu menyusui yang harus disiplin, pagi sampai jam 23.00 setiap 3 jam sekali dan dari jam 23.00 sampai pagi setiap 4 jam sekali. Apa tujuannya? Selain mengajarkan disiplin pada bayi, hal yang terpenting adalah memberikan waktu istirahat yang cukup bagi ibu menyusui. Lalu solusi dari hiperlaktasi ini adalah posisi menyusui yang benar dalam waktu 10-20 menit bayi mendapatkan asi yang berkualitas. Posisi menyusui ini secara teori sudah saya ketahui tapi dari segi praktek tetap masih banyak kesalahan, disini kraamzorg banyak sekali membantu. Selain menyusui tepat waktu, beliau menganjurkan saya untuk memasage payudara dibawah shower dan tidak dianjurkan untuk pumping kecuali maximal 1x/hari karena akan memicu produksi asi lebih banyak lagi. Beberapa hari kemudian badan mulai ringan dan masalah menyusui mulai enjoy.

2. Luka perinium

Setiap hari kraamzorg terus mengecek luka jahitan saya, apakah ada infeksi atau tidak. Perawatannya bersih, kering dan jangan takut untuk untuk bak/bab. Banyak mengkonsumsi sayur, buah dan protein untuk penyembuhan luka.

3. Badan pegal dan kurang tidur

Untuk jadwal tidur sayapun kraamzorg membantu sekali, setiap kedatangannya kerumah hampir setiap 2 jam pertama saya disuruh tidur dan beliau mengerjakan urusan domestik dan mengurus bayi.

4. Memandikan bayi

Baby born dianjurkan mandi 2x/seminggu saja karena untuk menjaga kelembapan kulit bayi. Awalnya saya berfikir karena lagi winter, ternyata teman2 yang lahiran di saat summerpun sama. Dan selama dirumahpun bayi hanya 1x dimandikan kraamzorg, beliau menawarkan apakah saya ingin mencoba melakukannya sendiri dan mempraktekkan cara memandikan bayi begitu detail.
7. Memantau bak, bab, asi untuk mencegah ikterus patologis

Salah satu yang agak berbeda penanganan baby born disini adalah pengecekan bilirubin secara rutinitas. Selama di rumah saya harus melaporkan bagaimana frekuensi bab, bak dan menyusui bayi selama 24 jam 6 hari pertama. Bidan, kraamzorg mengatakan kuning pada bayi adalah normal jika bab,bak,menyusuinya bagus dan tidak perlu pengecekan kadar bilirubin. Sayapun sempat agak khawatir karena bayi lahir dengan berat yang kecil dan prematur 2 hari. Alhamdulillah semuanya baik-baik saja.

8. Urusan domestik RT

Untuk urusan beberes pada aktualnya disini tidak begitu repot karena banyak terbantu oleh fasilitas disini. Awal-awal kelahiranpun kraamzorg sudah membantu semuanya mulai dari mencuci pakaian, membersihkan rumah, mencuci piring, membuang sampah, bahkan menyiapkan makanan ala  ducth pun mereka bersedia.

Dan satu hal yang begitu penting, kraamzorg memantau kondisi psikologis saya. Bagaimana lelahnya hari-hari pertama setelah melahirkan dan beradaptasi kembali dengan amanah baru diperantauan yang jauh dari keluarga besar. Kraamzorg pun cukup faham bagaimana tradisi di Indonesia yang kekeluargaannya begitu kuat dan berharap dengan kehadirannya dapat membantu hari-hari postnatal saya. Enam hari bersama kraamzorg yang bagi saya berkesan sekali dan banyak meringankan segala ketidaknyamanan. Dan akhirnya sedih juga, hari-hari terakhir bersama kraamzorg berasa dapat keluarga baru di perantauan entah kapan bertemu kembali. Bedank voor Uw vriendelijkheid 💕

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *