• DIY Toys,  Spiritual Journey

    Aktivitas Yaqdzan Mengisi Ramadhan di Eindhoven

    Utamanya mengenalkan ramadhan kepada Yaqdzan adalah membuat senang akan hadirnya bulan yang mulia ini, tak henti melakukan kebaikan dan selalu merindui bulan yang penuh berkah ini. Kalau tahun lalu central kami adalah mesjid, ramadhan ini karena tinggal di negara minoritas muslim dengan kondisi puasa 18 jam dan Yaqdzan sekolahnya full day tentu hal ini tidak memungkinkan. Saya menghadirkan beberapa aktivitas Ramadhannya di rumah yang idenya pun banyak sekali terinspirasi dari ibu2 sholihah di instagram maupun website lainnya (terimakasih ibu- ibu semua, barakallahu fiik😄). Dan betapa bersyukurnya kami berjodoh dengan sekolah islam yang kurikulum bermain dan belajar anak-anakpun selama ramadhan sejalan dengan visi misi keluarga kami. Menghias rumah “welcome ramadan”  …

  • Eindhoven,  Spiritual Journey

    Di Belanda Puasa 18-19 jam, Beratkah? 

    Saya iri bagi mereka yang memberi tanpa batas, mungkin kebutuhannya sendiri bukan berlimpah ruah. Saya iri bagi mereka yang berinteraksi dengan Alquran tiada henti, walaupun membacanya masih terbata-bata. Saya iri bagi mereka yang selalu menyulurkan bantuan paling depan walaupun kondisinya sedang tidak lapang. Mungkin kalimat demi kalimat ini yang mewakili suasana ramadhan saya kali ini. Tak pernah terlintas bagaimana menjalankan ibadah puasa di negeri minoritas muslim yang tentu kondisinya begitu jauh dibandingkan Indonesia. Tidak ada suara azan yang terdengar, ramainya sore hari dengan jajaran takjil yang beraneragam, tarawih di mesjid dan tradisi keliling membangunkan sahurpun tentunya tidak ditemukan. Dan yang begitu istimewa puasa di Belanda sekitar 18-19 jam, magrib pukul…