Eindhoven,  Spiritual Journey,  Tanpa kategori

Hangatnya Idul Fitri di Negeri Van Orange

Ied mubarak! Taqabbalallaahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H. 

DSCF6748

Usai sudah hari-hari ramadhan, hari demi hari waktu demi waktu yang Allah suguhkan peluang kebaikan dan ganjaran yang berlipat ganda. Bulan dimana setiap muslim berlomba-lomba menuai kebaikan. Mungkin ada yang terus bersabar dengan shaum panjangnya dibalik deadline tugas-tugasnya, ada yang berjuang tengah malam menuju mesjid-mesjid demi menegakkan qiyamnya dan mungkin ada yang kelelahan & menahan kantuk yang luar biasa disela-sela aktivitasnya tapi Alquran tetap ia lantunkan, hartanya tidak seberapa tapi begitu dermawannya menyiapkan makanan & mengetok pintu satu persatu mengantarkan takjil. Dan rasanya baru kemarin saya & Yaqdzan duduk bersama membuat gift Ramadhan dan tiba saatnya kami menggunting lembar demi lembar bertuliskan ied mubarak. Semoga amal kebaikan ini terus bersemi hingga bulan-bulan berikutnya.

Dan semoga ramadhan inipun memberi kesan bagi Yaqdzan, kecintaannya dalam suatu kebaikan, dan kegembiraannya membersamai bulan yang penuh berkah. Walau belum bersedia untuk belajar berpuasa  memang belum suatu kewajiban baginya. Tak ada kata lain yang patut dilantunkan selain syukur, menjalankan ramadhan di negeri minoritas muslim tapi betapa baiknya Allah mempertemukan kami dengan lingkungan yang cukup kondusif.

Dan saya ingin memberikan gambaran kondisi Idul Fitri dinegeri van orange ini, khususnya Eindhoven.

1. Sholat Idul Fitri

Sholat idul fitri di Eindhoven punya beberapa opsi diantaranya dilaksanakan dimesjid-mesjid Turki/Maroko semua muslim berkumpul menjadi satu, lalu gedung khusus untuk muslim Indonesia dan pelaksanaan sholat idul fitri yang diadakan oleh KBRI (denhaag). Tahun ini kami memilih sholat di Unitas gedung khusus yang disewa untuk perayaan sholat idul fitri khusus muslim Indonesia di Eindhoven, tempat ini sudah rutin beberapa kali dijadikan tempat sholat idul fitri. Dimana sebelumnya teman-teman Indonesia pernah melaksanakan sholat di taman/di gedung lain tapi tidak flexibel salah satunya karena tidak diijinkan untuk menyantap hidangan makanan ataupun harus membeli makanan yang sudah disediakan oleh tempat penyewaan. Tentunya teman-teman Indonesia akan kehilangan makanan cita rasa Indonesia.

 

 

2. Halal bi halal

Lebaran khas dengan makanannya, pun sama halnya disini. Ibu-ibu Eindhoven sudah berkoordinasi dengan baik untuk pembagian tugas mempersiapkan makanan ala Indonesia. Hidangan makanan sekitar 100 porsi seperti lontong, opor, rendang, sambal hati kentang dll. Hidangan ini akan disantap usai sholat idul fitri. Dan seusai halal bi halal kamipun menuju salah satu keluarga disini, keluarga yang selalu berbaik hati dan seperti saudara sendiri. Beliau mengadakan open house dan begitu ramai tamu yang berkunjung. Masya allah, rasa kangen berkumpul dengan sanak famili di Indonesia cukup terobati. Barakallah mba ina sekeluarga ^^

 

3. Gema takbir & libur idul fitri

Kalau di Indonesia 1 syawal bergema takbir dimana-mana, beda halnya di Eindhoven takbir hanya sesaat digedung pelaksanaan sholat. Dan tidak ada libur idul fitri, beruntung sekali 1 syawal kali ini bertepatan dengan hari minggu baik yang sekolah maupun yang bekerja tidak buru-buru kembali beraktivitas. Dan islamic basisschool Yaqdzan libur sekolah 1-3 syawal. Dan ada moment spesial dari anak-anak TPA Eindhoven, penampilan nyanyi bareng selamat hari raya. Yaqdzan juga ikutan nimbrung walaupun resmi jadi anak TPA pasca idul fitri hehe..

DSCF6475
Penampilan anak2 TPA musihoven

Dan saya akan sedikit bercerita bagaimana perayaan idul fitri di sekolah Yaqdzan, basisschool Tarieq Ibnoe Ziyd. Empat syawal hari pertama dimana anak-anak masuk sekolah merupakan hari khusus anak-anak merayakan idul fitri dengan berbagai kegiatan craft & halal bi halal dengan berbagai macam kue lebaran. Satu hal yang menarik adalah disaat gift ied berupa glass jar berisikan coklat yang kami buat di rumah mendapat antusias yang luar biasa dari teman-teman maupun guru-guru di sekolah. Jadinya saling bertukar hadiah & mempererat ukhuwah. Dan masih nuansa syawal sebelum liburan musim panas, sekolah mengadakan “musical ramadan”. Festival yang diikuti oleh semua anak grup 1-8 pentas seni yang terdiri dari beberapa tema diantaranya bagaimana shaum, amalan utama selama bulan ramadhan dan kegiatan anak-anak seputar ramadhan dan idul fitri. Festival ini diawali oleh lantunan surat al fatihah oleh salah satu siswa, masya allah begitu menggetarkan hati dan mengharukan. Di negara yang minoritas muslim tapi kami banyak sekali dipertemukan dengan moment seperti ini.

DSCF6705DSCF6694DSCF6722DSCF6729DSCF6731DSCF6738

Barakallahu fiik, selamat menjalankan hari-hari bersemangat ramadhan.
Eindhoven, Syawal 1438H

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *