Cerita Yaqdzan & Faiha,  Kesehatan

Menu tunggal Mpasi Faiha (WHO), Day 1-14!

 

photo_2017-07-21_08-17-29
Peralatan MPASI

 

Pengalaman kedua untuk menyiapkan MPASI si kecil yang membuat saya terus belajar dan belajar. Untuk mempersiapkan ini semua saya belajar dari google, membaca grup hhbf, buku mpasi who, dan sharing dari beberapa teman. Saya mengadop mpasi dari who yang akan dimulai saat Faiha berusia 180 hari. Untuk ulasan mengenai bagaimana MPASI di Belanda bisa dibaca di sini.
Alat yang dibutuhkan:

1. Slaber, minimal punya 2 pcs (pagi & sore) dan langsung dicuci. Bahan yang tipis dan waterproff lebih baik digunakan karena akan cepat kering.

DSCF7607
Slaber hijau paling favorit digunakan

2. Hand blender, memilih alat ini karena lebih simple, mudah digunakan untuk takaran bayi yang belum banyak dan sangat mudah dibawa disaat travelling. Tips dan pengalaman travelling bersama bayi saya ulas disini.

 

DSCF7611
handblender

3. Training cup, diawal mpasi mungkin bayi masih belajar menggunakan cup ini. Saya menggunakan 2 cup yang daya sedotnya berbeda. Training cup dari avent (orange) lebih sulit bagi Faiha karena harus disedot dengan kuat & IKEA (hijau) lebih cocok bagi Faiha. Sampai 2 minggu mpasi Faiha baru bisa menggunakannya. Terkadang menggunakan sendok dan botol dot.

 

DSCF7608
training cup hijau paling favorit

4. Sendok dan mangkok, memilih warna yang kontras dan berbagai macam warna akan menarik perhatian bayi disaat makan.

 

DSCF7618
mangkok BPA free

5. Baby food mover, wadah multifungsi untuk menyimpan pure/kaldu/cemilan bayi. Dan juga saya gunakan wadah pure disaat travelling.

 

DSCF7610
baby food mover multi guna

6. Saringan kawat, alat wajib diawal-awal mpasi yang selalu digunakan setelah makanan diblender.

 

DSCF7615
saring ukuran kecil

7. High chair/bouncer/stroller

 

Untuk bayi yang belum bisa duduk bouncer lebih disarankan untuk digunakan. Dan disaat travelling strollerpun bisa jadi alternatif disaat makan.

DSCF7296

Pemberian Makanan pendamping Asi menurut WHO sangatlah mudah, bahkan dalam sebuah buku MPASI sehat, lezat & bergizi yang dituliskan oleh mba Pramitha Sari dan temannya bahan makanan dari gerobak sayurpun jadi! Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya:

1. Usia, saat tepat mengenalkan MPASI

Usia yang tepat untuk mengenalkan mpasi adalah 6 bulan. Enam bulannya kapan? Disaat hari ke -180. Kenapa? Karena pada saat usia 6 bulan kebutuhan bayi tidaklah cukup dari Asi. Terlambatnya mengenalkan mpasi dikhawatirkan terjadi malnutrisi dan berpengaruh pada tumbuh kembang si kecil. Sebaliknya jika terlalu cepat, organ pencernaan bayi belum siap untuk mencerna.
2. Frequency & amount, berapa kali si kecil makan? Berapa sendok nih?

Di awal MPASI cukup diberikan 1-2 kali/sehari sebanyak 2-3 sendok makan untuk perkenalan. Pengalaman saya 14 hari pertama Mpasi Faiha, dengan memberikan menu tunggal yang berbeda pagi dan sore sebanyak 3 sendok makan. Biasanya saya persiapkan sekitar 4-5 sendok makan karena mungkin sebagian ada yang dilepeh.
3. Texture

Kenalkan makanan berbagai texture secara bertahap. Untuk masa pengenalan mpasi bisa berupa makanan encer seperti sari buah & jus atau makanan halus kental berupa bubur blender/saring.
5. Variety, keanekaragaman makanan

Pencernaan bayi sudah siap mencerna makanan maka berikan menu kualitas 4 bintang yang terdiri dari dari karbohidrat, protein hewani & nabati, sayur dan buah.

Untuk 14 hari pertama saya memilih memperkenalkan 28 menu tunggal kepada Faiha, diberikan 2x sehari. Menunya disusun selang seling antara makanan yang tinggi serat dan rendah serat, tujuannya untuk menghindari sembelit. Hari ke-15 barulah dimulai menu 4 lengkap 4 bintang.
Bahan tinggi serat pemicu sembelit:

– Pepaya
– Wortel
– Oat
– Mangga
– Pisang
– Jagung
– Kangkung
– Bayam
– Buncis
– Apel
– Tempe
– Brokoli
– Ubi
– Beras merah
– Sawi
– Terong
– Kentang
– Labu kuning
– Singkong
– Kacang2 an, dll

(Sumber, grup facebook HHBF)

Hal-hal yang perlu diperhatikan:
1. Untuk menambahkan kalori dalam menu, campurkan 1 sendok makan minyak/mentega. Lemak dalam minyak atau mentega penyumbang kalori lebih besar daripada karbohidrat dan protein. Biasanya untuk jenis makanan karbohidrat, protein dan sayur saya lebih sering menambahkan minyak biji matahari. Sebetulnya ini adalah minyak goreng yang digunakan untuk memasak sehari-hari, jadi gunakanlah yang mudah diperoleh.
2. Penambahan gula, garam, madu diberikan diatas usia 1 tahun, untuk aromatik makanan bisa ditambahkan bawang putih, bawang merah, daun serai, daun jeruk, jahe, kunyit, daun salam, lengkuas, seledri. Ataupun menambahkan kaldu ayam, kaldu daging, kaldu udang, kaldu sayur dan kaldu ikan. Biasanya saya gunakan untuk jenis makanan yang tidak ada rasa seperti bubur beras putih, bayam, tempe dan tahu.

Setelah memilih menu mpasi Faiha 14 hari pertama ternyata agak gampang2 susah, pertama variasi makanan tidaklah seperti di tanah air, lalu saya harus menglist jenis mpasinya dalam 1 minggu karena mengikuti pola belanja keluarga yang mingguan. Untuk beberapa jenis buah seperti pepaya, mangga di musim panas ini sulit saya peroleh. Dan beberapa jenis makanan lainnya seperti kangkung, kacang panjang, udang, ikan, jagung manis, buncis harganya lumayan mahal hehe..bagaimana budaya MPASI di belanda? saya ulas disini.

 

DSCF7625
Minyak zaitun penambah kalori

 

Berikut menu mpasi tunggal 14 hari pertama:

🌞 Day 1

Pagi apel

Cara Membuat :

  • Kupas, cuci bersih dan potong buah apel, kukus hingga empuk 5-10 menit.
  • blender hingga halus dan penyet menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat, kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya.
  • Atur tekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFOR) atau air matang.
    (semi kental –> jika sendok dimiringkan, makanan akan jatuh perlahan bukan mengucur) namun jika buahnya sudah berair maka langsung berikan saja tanpa tambahan ASI Perah/ Air matang.
  • Sajikan.

Sore nasi

Cara Membuat :

  • Ambil nasi yang baru saja dimasak tambahkan sedikit air atau kaldu untuk memberikan rasa yang enak
  • Blender hingga halus dan penyet/ tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat, kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Tambahkan 1 sendok minyak/mentega untuk penambahan kalori
  • Sajikan

Respon faiha, apel lahap dan nasi habis setengah karena mungkin kurang gurih saya tidak menambahkan kaldu.

🌞 Day 2

Pagi ayam

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit bersama dengan bumbu aromatik (blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega).
  • Atur tekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFOR) atau air matang atau bisa juga air kaldu.
    (semi kental –> jika sendok dimiringkan, makanan akan jatuh perlahan bukan mengucur)
  • Sajikan.

Sore tomat cherry

Cara Membuat :

  • Blender hingga halus, tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat
  • Sajikan

Respon Faiha, ayam dimakan habis tapi waktunya agak lama karena ada serat-serat ayamnya dan tomat lahap. Pup warna kuning.

🌞Day 3

Pagi pisang

Cara Membuat

  • Blender hingga halus, tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat
  • Sajikan

Sore buncis

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit
  • Blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega)
  • Sajikan

Respon Faiha, pisang lahap dan buncis habis 3/4 kurang gurih dan kebanyakan mentega & diselingi dengan menangis, makan pukul 17.15 dan udah ngantuk). Pup kuning bercampur serat tomat

🌞Day 4

Pagi buah perzak

Cara Membuat :

  • Blender hingga halus, tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat
  • Sajikan

Sore brokoli

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit
  • Blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega)
  • Sajikan

Respon Faiha, perzak lahap dan brokoli habis setengah porsi dan udah ngantuk. Pup hijau tekstur lebih padat.

🌞 Day 5

Pagi buah Perzak kuning

Cara Membuat :

  • Blender hingga halus, tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat
  • Sajikan

Sore ubi ungu

Cara Membuat :

  • Cuci dan potong ubi menjadi beberapa bagian
  • Kukus kurang lebih 15-30 menit
  • Blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Tambahkan air untuk mengatur kekentalan
  • Sajikan

Respon Faiha, perzak dan ubi lahap, belum pup.

🌞 Day 6

Pagi Jeruk

Cara Membuat :

  • Kupas, peras buah jeruk dengan tak lupa membuang bijinya.
  • Sajikan (tak perlu tambah ASIP/Air matang karena buah jeruk sudah berair).

Sore kentang

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit
  • Blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega)
  • Sajikan

Respon Faiha, jeruk dan kentang lahap. Pup pagi hijau, sore hijau.

🌞 Day 7

Pagi Pir

Cara Membuat :

  • Kupas, cuci bersih dan potong buah apel, kukus hingga empuk 5-10 menit.
  • Blender hingga halus dan penyet menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat, kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya.
  • Atur tekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFOR) atau air matang.
    (semi kental –> jika sendok dimiringkan, makanan akan jatuh perlahan bukan mengucur) namun jika buahnya sudah berair maka langsung berikan saja tanpa tambahan ASI Perah/ Air matang.
  • Sajikan.

Sore jagung manis

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit
  • Blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega)
  • Sajikan

Respon Faiha, pir dan jagung manis lahap. kondisinya sedang puncak-puncaknya kena cacar air dan agak demam. Pup kuning pagi, siang 3x hijau, sore 1x hijau.
🌞 Day 8

Pagi Ikan fillet

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit bersama dengan bumbu aromatic saya menggunakan bawang putih
  • blender halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega.
  • Atur tekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFOR) atau air matang atau bisa juga air kaldu.
    (semi kenttekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFORal –> jika sendok dimiringkan, makanan akan jatuh perlahan bukan mengucur)
  • Sajikan

Sore semangka

Cara Membuat :

  • Blender hingga halus, tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat
  • Sajikan

Respon Faiha, ikan fillet dan semangka lahap. Pup 2x kuning.
🌞 Day 9

 Pagi daging

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit bersama dengan bumbu aromatic saya menggunakan bawang putih, serai dan daun jeruk
  • Blender halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega.
  • Atur tekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFOR) atau air matang atau bisa juga air kaldu.
    (semi kenttekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFORal –> jika sendok dimiringkan, makanan akan jatuh perlahan bukan mengucur)
  • Sajikan

Respon Faiha daging kurang lahap tapi habis,  perzak lahap saya mengulangi lagi buah perzak karena kehabisan stok makanan hehe..ga p

🌞 Day 10

Pagi Bayam

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit
  • Blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega)
  • Sajikan

Sore tahu

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit
  • Blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega)
  • Sajikan

Respon Faiha bayam dan tahu habis tapi makannya agak lama, ga pup.
🌞 Day 11

Pagi Alpukat

Cara membuat

  • Kerok alpukat dan blender halus
  • Tekan menggunakan punggung sendok diatas saringan kawat, kerok bagian yang ada dibawah saringannya
  • Sajikan

Sore telor

Cara Membuat

  • Rebus 2 pcs telor dan ambil kuningnya saja
  • Blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega)
  • Sajikan

Respon Faiha, alpukat lahap, telor kurang lahap tp habis. Pup hijau banyak

🌞Day 12

Pagi daging cincang

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit bersama dengan bumbu aromatic saya menggunakan bawang putih, serai dan daun jeruk
  • blender halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega.
  • Atur tekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFOR) atau air matang atau bisa juga air kaldu.
    (semi kenttekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFORal –> jika sendok dimiringkan, makanan akan jatuh perlahan bukan mengucur)
  • Sajikan

 Sore ubi ungu

Cara Membuat :

  • Cuci dan potong ubi menjadi beberapa bagian
  • Kukus kurang lebih 15-30 menit
  • Blender hingga halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Tambahkan air untuk mengatur kekentalan
  • Sajikan

Respon Faiha,daging kurang lahap karena berserat dan ubi lahap. Pup hijau
🌞Day 13

Pagi Tempe

Cara Membuat :

  • Kukus kurang lebih 15 menit bersama dengan bumbu aromatic saya menggunakan bawang putih, serai dan daun jeruk dan tambahkan kaldu udang.
  • blender halus dan tekan menggunakan punggung sendok di atas saringan kawat , kerok/ambil juga bagian yang ada dibawah saringannya
  • Beri lemak tambahan (2sdt – 1sdm jika menggunakan minyak atau 1/2 – 1 sdt jika menggunakan mentega.
  • Atur tekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFOR) atau air matang atau bisa juga air kaldu.
    (semi kental tekstur menjadi semi kental dengan menambahkan ASI Perah (MPASI tak perlu SUFORal –> jika sendok dimiringkan, makanan akan jatuh perlahan bukan mengucur)
  • Sajikan

Sore  anggur ungu

Cara membuat

  • Kupas anggur, buang biji dan blender halus
  • Tekan menggunakan punggung sendok diatas saringan kawat, kerok bagian yang ada dibawah saringannya
  • Sajikan

Respon Faiha, lahap Pup hijau
🌞Day 14

 Pagi udang

Cara Membuat

  • rebus udang dan ambil kaldunya tambahkan kaldu
  • blender dan saring
  • sajikan

Sore melon

Cara membuat

  • kupas melon
  • blender halus dan saring
  • sajikan

Alhamdulillah rasanya amazing banget membersamai bayi dalam memenuhi nutrisinya dan agak mendebarkan disaat Faiha sempat kena cacar air, namun makannya Alhamdulillah masih lahap. Jangan lupa selipkan dalam doa-doa kita untuk kemudahan si kecil dalam tumbuh kembangnya. Bagaimana stimulasi Faiha 0-6 bulan saya ulas disini. Serta usaha kami membawa Faiha ke fisioterapi sebelum MPASInya saya ulas disini tentang kepala peyang.

 

photo_2017-07-31_05-06-44
dankjewel mas

 

Eindhoven, summer 2017

 

16 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *