Cerita Yaqdzan & Faiha,  Kesehatan

Plagiocephaly, Sindrom Kepala Peyang pada Bayi, di Belanda Bagaimana?

FysioCompany_Eindhoven-3513

Kok Faiha ga punya bantal, seperti bayi-bayi di Indonesia? Pertanyaan yang sering diajukan teman-teman sejak mula kelahirannya. Sayapun baru nyadar, di list perlengkapan ibu dan bayi dari bidan kami tidak dianjurkan untuk mempersiapkan bantal. Lalu bantal apa hubungannya dengan kepala peyang? Hehe

Saya mau sedikit sharing bagaimana pengalaman kami 6 bulan terakhir. Loh kenapa? Kepala faiha kata dokter bagian belakangnya flat yang dikenal dengan plagiochepaly. Kondisi dimana kepala bayi memiliki sisi yang datar, hingga bentuk kepala tidak simetris atau tidak membulat sempurna. Salah satunya karena posisi tidur yang menekan disatu sisi. Hal ini terjadi karena tempurung kepala bayi yang masih lunak dan ubun-ubun yang belum menutup sebelum usia 1 tahun. Plagiocephaly lainnya ada yang disebabkan oleh ketidaknormalan bentuk kepala disaat lahir.

Plagiochepaly yang dialami Faiha dikarena karena posisi tidur, jadi bukan karena ketidaknormalan bentuk kepala sejak lahir. Sebagaimana alur kesehatan di Belanda, anak lahir 0-2 minggu ibu dan bayi akan dipantau oleh bidan, perawat dan kramzorg di rumah untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi dengan baik. Dan sesudahnya, kami akan mendapatkan jadwal berkunjung ke konsultasi biro (posyandu) untuk mengecek tumbuh kembang anak dan vaksin setiap bulan. Usia Faiha 3 bulan dokter menyarankan untuk ke fisioterapi dikarenakan kepala belakangnya flat. Loh? Kepala peyang aja kok repot, sampai difisioterapi segala hehe..Saya agak kaget karena hal ini tidaklah biasa di tanah air, bahkan waktu saya bayi dulu ibu selalu memposisikan tidur telentang menggunakan kepala belakang dan kepala kiri kanan ditahan pakai kain. Dan kepala belakang jadi flat, iya kepala saya dan suami sampai sekarang flat belakang seperti yang diinginkan ibu hehe..

Siapakah fisioterapi? 
Kami disarankan untuk datang ke Kinderfysiotherapie yang lokasinya tidaklah jauh dari rumah. Kinderfysiotherapie ini khusus membantu anak-anak yang perlu support dalam melewati tumbuh kembangnya seperti merangkak, memanjat, berjalan, menulis dan termasuk penanganan kepala flat. Ataupun anak-anak yang mengalami gangguan medis sehingga mengalami keterlambatan dalam perkembangannya. Tim dari kinderfysiotherapie, mereka yang sudah tersertifikasi dan sudah terstandart untuk bekerja.

Biaya fisioterapi? 
Di Belanda anak-anak 0-18 tahun selain mendapatkan allowance dari negara (di Eindhoven khusus yang lahir disini saja) pun dibebaskan biaya dalam pelayanan kesehatan. Salah satunya pelayanan fisioterapi ini kami mendapatkannya gratis. Eits! Walaupun gratis, aturan fisiorapi ini cukuplah ketat. Untuk biaya setiap kunjungan sekitar 1 jam an dikenakan tarif 46 euro dan pelayanan by phone sekitar 16 euro. Mahal? Iya pelayanan jasa di Belanda sangatlah mahal! Maka bagi kami yang tidak mengeluarkan biaya sedikitpun, jika tidak hadir tanpa konfirmasi maka kami akan dikenakan denda sebesar tarif kunjungan tersebut. Konfirmasi untuk ketidakhadiran berlaku paling lambat 24 jam sebelum kunjungan yang dijadwalkan1. Jadi fasilitas gratis dari negara sangatlah disiplin dan sudah diatur dengan baik.

Saya mau sharing dulu tentang satu hal yang ini tidaklah biasa di tanah air, yaitu bagaimana posisi tidur bayi-bayi Belanda pada umumnya. Semenjak kepala faiha dinyatakan peyang, saya selalu memperhatikan bentuk kepala bayi yang lain. Salah satunya posisi tidur anak-anak disini selalu miring sempurna kiri atau kanan. Mungkin pada umumnya bayi di Indonesia tidur menggunakan kepala belakang, pengalaman ketika Yaqdzan bayipun untuk posisi tidur dan kepala peyang ini kami tidaklah  mendapatkan informasi apapun dari dokter. Posisi tidur ini ternyata begitu penting, berganti posisi miring sempurna kiri atau kanan dan kepala belakang. Terlihatlah kalau bentuk kepala di Belanda pada umumnya lonjong.

Jadi apa yang harus dilakukan untuk menghindari kepala peyang? 
1. Posisi tidur usahakan untuk berganti posisi miring sempurna kiri atau kanan dan kepala belakang. Sekali lagi miring sempurna ya!
2. Tummy time, lakukanlah tummy time sesering mungkin. Faiha disarankan tummy time dari usia 2 minggu. Hal ini selain untuk menguatkan otot leher dan tangan, diawal kelahiran akan membantu bayi latihan untuk menggerakkan kepala sendiri yang pada umumnya bayi masih banyak tidur dan menggunakan kepala belakang. Tummy time ini disarankan selalu dalam pengawasan orangtua, dianjurkan untuk tidak meninggalkan bayi. Termasuk menidurkan bayi dalam posisi tengkurep. Di Belanda khususnya, tidur tengkurep sangatlah tidak dianjurkan. Saya pernah menanyakan hal ini dan selalu diwanti-wanti untuk tidak melakukannya. Kekhawatiran akan terjadinya Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau sindrom kematian mendadak pada bayi.
3. Disarankan untuk tidak terlalu lama di car seat atau bouncer karena akan menekan kepala 1 posisi.
4. Tidak menggunakan bantal disaat tidur. Mungkin inilah kenapa salah satu alasan kenapa bayi di Belanda tidak mempunyai bantal, agar kepala mudah untuk berganti posisi.

Pengaruh kesehatan
Tentunya yang menjadi pertanyaan kita semua apakah kepala peyang yang dialami Faiha akan berpengaruh pada perkembangan selanjutnya? Tidak! Plagiochepaly yang dialami Faiha sama sekali tidak mempengaruhi tumbuh kembangnya, hanya untuk estetika saja.

Penegakan diagnosa plagiochepaly
Selain kepala belakangnya terlihat flat, fisioterapi juga melakukan pengukuran lingkar kepala. Dengan mencetak kondisi lingkar kepala diawal kunjungan. Hal ini bisa menjadi perbandingan setelah treatment reposisi dilakukan. Pengukuran lingkar kepala dilakukan diawal kunjungan dan di bulan ke-6.

Terapi reposisi
Kunjungan saya ke fisioterapi utamanya adalah melatih dan mensupport bayi untuk latihan fisik. Hal utama yang dilakukan, membiasakan bayi untuk tidur miring sempurna kiri dan kanan. Karena terbiasa tidur dengan kepala belakang yang dominannya kearah kanan dan untuk bayi tidaklah mudah, oleh karena itu perlu latihan dan pembiasaan.

Hal yang bisa dilakukan:
1. Posisi tidur, lakukan stimulasi dengan meletakkan mainan disisi kiri selama 25 menit sampai kepala sempurna kekiri.

2. Lakukan tummy time, lakukan stimulasi dengan meletakkan mainan disisi kiri & kanan selama 25 menit untuk melatih otot leher agar fleksibel menoleh kekiri dan kanan.

3. Posisi duduk, lakukan stimulasi agar bayi bisa menoleh kekiri dan kekanan secara sempurna.

4. Disaat tidur ganjallah bahu dengan handuk agar kepala menoleh kekiri.
5. Stimulasi motorik kasar dengan cara kedua kaki digerakkan kearah kepala agar kaki dan tangan lebih lentur.

6. Posisi tengkurep hanya disaat bangun dan tidak diperbolehkan disaat tidur.
7. Latihan untuk tummy time dalam posisi yang stabil.
8. Mengangkat bayi keatas dan dimiringkan kiri dan kanan berguna untuk menguatkan badan dan menstimulasi menoleh kekiri dan kekanan.

Intinya dengan latihan fisik ini bayi terbiasa untuk berganti posisi disaat tidur, lebih banyak menggunakan sisi pinggir kepala agar tertekan hingga kepala belakang perlahan kembali bentuk normal. Oh iya sebagian terapi plagiochepaly ada yang menggunakan helm, tetapi lebih banyak digunakan bagi kasus plagiochepaly yang disebabkan oleh ketidaknormalan bentuk kepala sejak lahir. Karena penggunaan helm sendiri banyak ketidaknyamanan yang dialami bayi.

Dibulan ke 6 Faiha kembali dilakukan pengecekan lingkar kepala untuk melihat progress terapi yang dilakukan, alhamdulillah hasil pemeriksaannya lebih baik dari awal kunjungan. Sekali lagi, terapi yang dilakukan tidaklah instan. Tetapi untuk latihan dan support yang dilakukan dengan terus menerus, bentuk kepala akan terus membaik hingga ubun-ubun menutup sampai usia 18 bulan.

Pengalaman unik saya mengantarkan Faiha kefisioterapi, ada kelelahan yang bergumam menyertainya, ada kegembiraan membersamainya, ada setumpuk ilmu yang dapat diraih, dan hanya syukur tiada hingga. Hingga kasus kecilpun saya banyak sekali mendapat support dari berbagai pihak.

Eindhoven, 4 Oktober 2017

27 Comments

  • Yati Rachmat

    Utk menghindari bayi dari kepala peyang atau plagiochepaly bunda sejak kelahiran anak pertama mendpt pengetahuan yg semula kedengarannya aneh dan gak masuk akal. Tapi karena si pemberi arahan adalah adalah ibu-sambung yg membesarkan bunda tentu hrs bunda ikuti. Apa itu? Bunda harus mengambil 1 liter beras, mencucinya dan menjemurnya hingga benar2 kering. Kemudian jadikan beras tsb sebagai isi bantal bayi. Jd ke manapun arah kepala bayi ketika tidur tdk akan betpengaruh thd bentuk kepala, krn beras pengisi bantal akan bergerak sesuai arah kepala. Indahlah bentuk kepala permata hati kita. Hihi..maap komentarnya panjanf, ya?

  • Keke Naima

    Anak-anak saya gak ada yang tidur pakai bantal dari lahir. Trus, kebiasaan ini kebawa sampai usia mereka balita. Sebetulnya dulu gak paham. Hanya suami yang melarang. Alasannya kayak gak enak melihat bayi tidur dikasih bantal. Di rumah sakit juga gak dikasih bantal. Tapi, kami juga gak pernah nanya. Ternyata bagusnya memang jangan pakai bantal, ya.

    Kepala anak-anak saya juga gak ada yang peyang. Kalau ini, saran dari mamah saya yang terus rajin mengingatkan untuk mengubah posisi tidur anak.

  • Ade anita

    anakku karnea lahir di sydney australia juga disarankan seperti ini, jadi kepala anak2ku bagus semua alhamduillah. eh tapi jadi lebih hemat sih karena nggak perlu lah beli bantal bayi.. hehehe

  • Yoanna Fayza

    Anakku dari lahir sampai sekarang ga pernah pakai bantal kalo tidur, ada yg bilang selain bikinbentuk kepala jelek, tidur pakai bantal juga bisa bikin anak bungkuk karena tidurnya sedikit tertekuk.

  • Herva Yulyanti

    aku tim ga pake bantal mba dari anak pertama dan anak kedua terus krn bnyk tg bilang kok agak miring kepalanya krn anakku yang bayi suka nyusu miring kanan akhirnya ku beli bantal isi kacang ijo alhamdulilah sekarang bulat sempurna udah 9 bulan hehehe

  • Tuty Queen

    Waktu aku masih bayi ibuku juga bilang kepala agak peyang karena posisi tidur jadi kalau tidur kepalaku diganjal dengan bantal dan karung isi beras gitu, akhirnya normal lagi.

  • lendyagasshi

    Berarti memijat kepala bayi saat mandi ini tidak dianjurka di Belanda yaa…
    Karena anak-anakku dulu juga peyang, sama Ibuku…setiap mandi, sekalian memijat bayi.
    Alhamdulillah,
    Mungkin karena tummy time juga, jadi kepala kembali normal.

  • Zia

    Negara maju dan disiplin, warganya juga sangat diperhatikan ya, mba, bahkan yang penting perkembangan dari bayi baru lahir.

    Dulu anak saya juga gitu tidurnya sering ga pake bantal. Alhamdulillah aman. Secara medis ga pengaruh ya, tapi secara estetis signifikan.

    Seneng banget baca pengalaman mba.

  • Lidya

    Perhatian sekali ya mbak disana sama warganya. Kalau anakku miring satu sisi trus awalnya dulu. Nah waktu anak kedua aku juga gak pakai bantal udah lebih banyak belajar

  • April Hamsa

    Kalau dokter anakku dulu menyarankan supaya anak2 gak dikasi bantal saat bobo, jd otomatis bantal2 di rumah gak terlalu berfungsi hehe. ALhamdulillah gak peyang 😀

    Keren banget ya di Belanda setiap bayi dikontrol sampai hampir 2 minggu lamanya. Kalau di sini kita yg kudu aktif nanyain mulu atau kontrol/ cek2 hehe 😀

  • ZILQIAH

    iya dulu ummiku juga suka bantuin ngatur posisi tidur anak

    harus rutin bergantian kiri dan kanan kemudian telentang
    dan bantal kepala juga musti dipikirin gimana baiknya
    makasih artikelnya mbak

  • Noe

    Aku anak 4 kepalanya bulet semua, hihi. Dr lahir lbh banyak tidur tengkurep di dada ibu atau bapaknya. Kalaupun di letakkan ke kasur tidurnya miring berhadapan, sambil nyusuin gitu.

    Trus gara2 bentuk kepala yg bulat itu, malah banyak ibu2 yg komen mengarah ke body shaming, kepalanya kok begitu, bulet belakangnya. Haha. Aku cuekin

  • Eni Martini

    Ya Allah..makasih artikelnya mba , aku punya anak 5 (meninggal 1), baru ini mengalami si kecil peyang. Mungkin karena tidurnya selalu ke kiri menghadap aku saat ASI jadilah peyang samping. Belakang gak plate, mba. AKu kepikiran banget karena cewek kok peyang terus baca kok bisa efeknya ini itu. Ternyata kalau efek peyang karena posisi tidur hanya soal keindahan kepalanya kelak ya. Tapi next mau coba konsul dokter ah, sekarang usianya 3 bulan

Leave a Reply to Lidya Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *