Travelling

3 Kota 2 Negara Naik Flixbus Bersama Bayi

Akhirnya kami merencanakan travelling kembali, kota tujuannya ga jauh-jauh. Kota-kota di Belgia (Brussel – Brugge), tetangganya Belanda. Selama di Belanda kami memang belum pernah berkunjung ke Belgia karena ingin mengajak keluarga yang akan berkunjung ke sini . Qadarullah keluarga tidak jadi datang. Lalu dari Belgia kami lanjut ke Luxembourg, kenapa? Ingin menambah list kunjungan negara aja dan negara ini berdekatan dengan Belgia. Dan kota-kota ini terjangkau oleh flixbus. Flixbus adalah bus antar kota di Eropa, dengan biaya murah meriah dibandingkan kereta api. Flixbus juga menyediakan paket travelling 100 euro untuk kunjungan 5 negara loh. Lumayan juga buat yang ingin paket travelling hemat seperti kami.

Kami sudah mantap akan naik flixbus karena dari segi harga ramah dikantong & waktu keberangkatannya juga lebih oke dibandingkan bus lainnya. Naik flixbus ini dengan segala resikonya. Loh kenapa? Udah ga heran lagi kalau membawa bayi naik flixbus kita harus membawa carseat sendiri. Ini adalah syarat dari flixbus anak-anak dibawah 3 tahun wajib menggunakan carseat. Jangan lupa setiap orang yang naik flixbus harus punya tiket (membayar full) termasuk bayi.

Kami akan meminjam stroller seorang teman yang ada maxi cosinya (hatur nuhun mba Aci ❤️). Selama perjalanan Faiha akan distroller yang ada maxi cosinya. Setelah ditrial beberapa kali tampaknya Faiha kurang nyaman jadilah kami memutuskan hanya membawa maxi cosinya aja.

Jadi selama di Flixbus apa aja yang dicek? Tiket dicek lalu kami pilih bangku. Saya tinggal taro carseat aja dibangku, ga diapain-apain dan ga pernah dicek. Faiha didudukan dicarseat kebetulan 3 jam awal keberangkatan tidur jadi lumayan banget ga repot. Ke kota berikutnya ada saat bayi ga mau di carseat ya udah carseat saya turunkan aja. Meskipun secara aturan full dicarseat ya.

Baca juga Travelling Tersantai : Belgia & Luxembourg

Terakhir perjalanan Luxembourg- Eindhoven kami ditegur sopir Flixbus karena Yaqdzan ga pakai carseat. Loh secara aturan diwebsite setau saya anak 6 tahun tidak lagi menggunakan carseat. Hanya saja sopir menyarankan tetap pakai carseat demi keamanan. Ini berlaku sampai anak usia 12 tahun. Di Flixbus kami cukup nyaman, kebetulan penumpangnya sepi, tersedia toilet. Hanya saja kami tidak pernah bertemu dengan penumpang yang membawa anak. Mungkin bus lain seperti IC bus yang tidak mewajibkan pakai carseat pilihan mereka.

Udah bawa stroller, bawa carseat juga. Repot banget dong? Ya lebih repot dibandingkan naik kereta tentunya. Kami siasati untuk memilih tempat penginapan yang dekat dari bus stop flixbus. Drop barang-barang dulu baru keliling kota. Trip kali ini juga trip tersantai kami, sampai penginapan istirahat malah tidur siang dulu. Sorenya baru keluar. Menikmati sorenya kota dan kuliner khas negara tersebut.

Jadi rute perjalanan kami dari Eindhoven – Brugge 3 jam, Brugge – Brussel 1,5 jam, Brussel – Luxembourg 3 jam, Luxembourg- Eindhoven 4 jam. Kalau perjalanan antar kota ini ga berasa lama kok. Anak-anak semuanya kooperatif, rata-rata bus jalan pada tidur. Hanya saja jika akan melakukan perjalanan diatas 4 jam lebih baik pertimbangkan dengan kereta atau pesawat. Apalagi membawa anak-anak. Terutama disaat musim dingin, ada saatnya flixbus akan datang terlambat misalnya.

Jakarta, September 2018

*Hampir 1 bulan sejak travelling saya baru sempat menuangkan semuanya diblog

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *