Eindhoven

Back For Good, Beberes Rumah Kontrakan Eindhoven

Tinggal bersihin kamar mandi, dapur, kembalikan barang yang ada, beresin gudang, udah deh! Segampang dan sesimple itu beberes rumah dalam pikiran saya. 5 Hari cukup, jadilah minggu sebelumnya kami sangat sibuk pergi-pergi menghabiskan daagkart. Dari Texel besoknya langsung ke Roermond, disambung pengajian bapak-bapak, besoknya masak buat farewell ibu-ibu. Tiba-tiba saya kaget, “kamar mandi lo kotor amat, toilet patah, lemari washtafel ambruk” diinspeksi ibu ganend. Segitu detailnya? Saya pikir bersihin rumah ala kadarnya.

Pertama saya mau cerita beberapa kerusakan rumah kami, yang harusnya menjadi tanggungjawab pemilik rumah. Setelah laporan beberapa kali tapi ga pernah direspon. Bel rumah mati, wastafel kamar mandi bocor jadilah lemarinya ambruk. Exhaust kamar mandi mati. Jadi di Belanda itu semua kerusakan kontrakan ditanggung oleh landord. Sekecil apapun itu boleh melapor dan akan diperbaiki. Teman saya ada yang kunci rumahnya agak susah dibuka karena kuncinya memuai langsung minta ganti yang baru. Tapi pada kenyataannya pemilik rumah kami ini responnya mengecewakan sekali.

Lalu apa yang akan menjadi PR kami?

1. Kamar mandi

Ubin kamar mandi (bagian kering) lumutan, kami harus bersihkan seperti sedia kala. Selama ini saya bersihkan dengan di pel aja. Bagian shower pinggirnya juga lumutan. Kaca shower kamar mandi kabur. Ubin kamar mandi pakai antikalk dasty, bagian shower kamar mandi pakai glorix. Glorix ini mantap banget, baunya mirip cairan pemutih pakaian bayclean. Sekali oles tunggu 1-2 jam langsung luntur lumutnya. Walau ngolesin glorix ini berkali-kali karena bagian atas cairannya langsung netes jadi dioles berkali-kali. Kami puas pakai glorix ini, harganya juga murah hanya 1 euro an dijual di Albert heijn/kruitvart. Saat mengggunakan glorix jangan lupa pakai sarung tangan, pelindung mulut dan mata karena aroma kimianya kuat banget. Glorix dan dasty disponsori ibunya ganend, sampai dibawain gitu (thanks mba weni). Pintu shower kamar mandi yang kabur pakai cuka dan terakhir beli cairan buat kaca di action.

Kemudian closet toilet kami retak, karena cantolannya patah sebelah sejak lama jadi goyang-goyang gitu retak. Kami ganti aja beli di action 10 euro daripada kena denda gede dari landord. Keliatan bedanya kan (foto dibawah?).

2. Dapur

Paling repot mengurus kebersihan dapur, maklum orang Indonesia masaknya heboh. Minyak nyiprat ke dinding, kompor gampang kotor. Kompor saya lapisi aluminium foil tapi tetap aja seminggu sekali idealnya harus bebersih dan ganti aluminium foil. Tiba-tiba mba Ina nge Wa “mau saya antar mba Dwi kesana? Karena lagi ga ngapain-ngapain”. Ya Allah rasanya terharu banget. Matur nuwun mba Dwi. Semua bagian kitchen set dan peralatan masak mba Dwi yang bantu. Hampir semuanya dibersihkan pakai dasty, terutama yang kena minyak. Semprot dan sikat pakai spon kawat langsung kinclong. Gelas-gelas bumbu yang butek langsung bening, kompor kinclong meskipun tetap ada bekas pakai, dinding dapur bersih, keran wastafel yang kabur banget jadi kinclong banget. Dasty ini harganya 2 euro kami beli di wibra. Bagian oven pakai cairan oven merk HG. HG ini cairan paling mahal 5-7 euro. Saya dapat recomendasi juga dari teman-teman. Selain itu saya juga pakai chift, W5. Namun dari review mba Dwi dasty paling top! Bisa juga untuk pakaian loh, rok pink saya yang banyak banget noda hitam langsung bersih kembali. Kulkas, microwave, panci-panci semuanya dibersihin.

3. Mengecat dinding

Ada cipratan sambel sedikit dekat kitchen set karena biasanya tempat sampah kami simpan disana. Daripada kena denda gede jadilah memutuskan untuk nge cat sendiri. Katanya bisa kena denda 300 euro loh. Beli cat diaction 1 ember 10 euro. Jadi warna cat putihnya ga sama persis sama dinding rumah, akhirnya satu bagian dinding full dicat semua. Awalnya ragu-ragu kok masih beda, tapi beberapa teman ga nyadar loh kalau catnya agak beda. Kalau udah kering warna dinding rata semua.

4. Kaca depan rumah

Pakai dasty juga kok jadi kabur, ada arsitek yang bantuin pakai sabun cuci piring + spon langsung kinclong. (Makasih Nadia & mba fit).

5. Semua permukaan yang berdebu dibersihin

Dilap pakai tissue basah glorix, atasnya tempat tidur, lemari, pinggir jendela.

6. Mengembalikan barang seperti semula

Ga boleh ninggalin barang seenaknya, misal punya kasur terus ditinggal aja. Jadi barang-barang yang ada sekarang kami kembalikan seperti semula. Meja yang disimpan digudang ditata kembali, peralatan makan ditaro lagi. Handuk-handuk juga kembalikan, kami dapat handuk udah ga bagus sih sebenarnya. Piyama mandi 2 pcs ga pernah dipakai. Selimut bantal.

Ganti barang apa aja?

Waktu nempatin rumah ini kami ga dikasih list isi rumah ini apa aja, piring/mangkok ada berapa. Jadi kemaren nanya ke landord, katanya mangkok/ piring gitu per 4 pcs. Ada beberapa yang pecah jadi kami ganti aja mangkok 2 set dan piring 1 set semua beli di action. Gunting juga 1 set ganti karena hilang. 2 pcs panci udah jelek banget juga ganti aja.

Beberes rumah dan packing ulang barang lalu sortir barang part sekian dan angkutin barang ke rumah teman. Rasanya ini hari-hari paling rempong dan deg-deg an. Deg-deg an kalau deposit rumah kepotong banyak atau ga balik sama sekali. Depositnya berapa? Sebesar biaya sewa rumah sebulan hampir 900 euro (15 juta an). Biarlah kami usaha sekeras tenaga agar tidak menyesal kemudian. Cuma ini prinsip saya saat itu. Sebagian barang sudah di drop ke rumah teman (karena kami akan menumpang sembari menunggu ijazah suami), mba Fitri & mas Nugh yang bolak balik sambil bantuin angkutin barang, dibawain lauk juga karena dapur kami sudah kinclong jadi ga boleh dipakai lagi hihi.

Akhirnya hari inspeksi rumah tiba, marketing rumah (Jeniffer) dan 1 orang cleaning servicenya datang. Di cek satu persatu terutama peralatan dapur. Sebagian mereka buang tampaknya itu barang-barang milik penghuni sebelum kami. Dinding, dapur, kamar mandi oke semua. Lampu ruang tamu mati, jadi ini bakal kena ganti. Selimut mereka buang, ganti baru buat pengontak berikutnya. Jadi kami ambil aja 😂 Dan kasur kena ompol anak-anak ini yang musti kami ganti. Selain itu kami juga dikenakan jasa cleaning service, sebersih apapun kami bebersih. Deposit kami akan dikembalikan paling cepat 2 minggu setelah inspeksi, sampai saat ini belum ada kabar.

Beberapa hari setelah kami keluar dari rumah dapat kabar kalau pintu kulkas ga bisa dibuka. Bagian dalamnya patah. Kaget juga, rasanya terakhir meninggalkan rumah baik-baik saja. Dan saya punya videonya sebagai bukti. Denger kabar kalau kulkas rusak oleh cleaning service tapi orangnya diam-diam. Sungguh mengecewakan.

Bagi teman-teman yang akan nempatin rumah kontrakan, perhatikan secara detail kondisi rumah, foto satu persatu misal ada cipratan noda didinding. Jumlah peralatan masak, kerusakan lain yang didapat saat menempati rumah. Segera infoin ke landord sebagai bukti disaat pindah rumah nanti. Di Belanda itu mau ngontrak rumah atau punya rumah sendiri harus apik, ga boleh teledor karena jasa sangat mahal. Kunci rumah hilang keganti 200 euro, kunci rumah ketinggalan didalam rumah manggil tukang bayar 70 euro. Betul-betul banyak hikmah edisi beberes rumah ini. Berjuang semampunya, benar-benar merasakan banyak pertolongan yang Allah ulurkan lewat teman-teman semua. Semoga Allah lancarkan urusan teman-teman semua ❤️

Jakarta, 17 September 2018

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *