Travelling

Sehari di Pulau Texel Kenapa Ga?

Yeaay! Akhirnya kami ke Texel juga. Berencana dari sebelum ramadhan, berpikir ulang untuk kesana dengan public transport. Menimbang-nimbang budget yang dikeluarkan, jarak tempuh yang jauh. Dan yang paling berat adalah biaya penginapan yang sangat mahal. Kalau begitu kami tidak usah aja ke Texel lebih baik ke negara lain. Inilah beribu alasan dan kendala. Hingga akhirnya memberanikan diri untuk ke Texel.

Texel, pulau yang terletak di propinsi Belanda bagian Utara.

Berangkat naik kereta dari Eindhoven ke Den Helder 3 jam

Jam 6 pagi kami bergegas kestasiun Strip S sekitar 20 menit berjalan kaki, mengejar kereta 6.20. 3 jam kemudian sampai ke Den Helder Stasiun. Lanjut naik bus 33 sekitar 10 menit menuju Teso Boot Den Helder.

Tiket Kapal Feri

Harga tiket sekitar 2,5 euro/orang pulang pergi, murah banget ya! Dan kapal Feri berangkat 1 jam sekali. Ini kedua kalinya kami naik kapal di Belanda, setelah naik kapal Friesland spring lalu. Kapal Ferinya bagus sekali, nyaman, bersih banget. Dan yang paling anak-anak bahagia ada spot bermain anak di kapal. Ini juga membuat saya takjub, Faiha & Yaqdzan senang banget. Perjalanan 20 menit ga berasa hingga kami sampai di pulau Texel.

Dan melanjutkan perjalanan ke National Park Duinen. Sebetulnya ada banyak tempat yang bisa dikunjungi di pulau Texel. Dan idealnya adalah menginap. Kok ga nginap aja sih? Bawa anak-anak lagi. Setelah mempertimbangkan beberapa hal alasan kami pilih untuk tidak menginap karena mahalnya penginapan di Texel. Cerita teman saya yang liburan 2 malam di Texel membawa 2 anak, menginap di hotel sekitar 500 euro. Itupun satu-satunya hotel yang tersisa. Jadilah 1 hari di pulau Texel dengan mengunjungi spot yang kami mampu. Pilihannya adalah National Park Duinen (salah satunya Ecomare penangkaran anjing laut), penangkapan udang dan mercusuar. Ini adalah tempat yang direkomendasikan buat anak-anak.

Texelhopper menuju National Park Duinen (Ecomare)

Sekitar 30 menit dari kapal Feri kami naik bus Texelhopper dengan tarif hampir 4 euro menggunakan OV chip card. Pilihan lain kita bisa menyewa sepeda untuk berkeliling pulau Texel. Mengingat luasnya jarak antar lokasi di pulau Texel tentu bersepeda membawa anak-anak bukan pilihan kami.

National Park Duinen & Ecomare

Taman ini memiliki berbagai jenis landscape, bukit bukit pasir dengan pantainya di barat, tanah datar yang luas dan tanah rendah hasil reklamasi laut yang dilindungi tanggul di timur, dan perbukitan di tengah. Kami langsung menuju ke Ecomare tempat penangkaran anjing laut.

Tiket masuknya 16 euro/orang (dewasa) Dan 9 euro/ orang (anak diatas 4 tahun). Nanti anak-anak akan melihat berbagai kolam anjing laut dan ada sesi ngasih makan anjing laut gitu. Jadi perhatikan jadwal yang ada bagi yang ingin ikut event ini.

Pengunjungnya ramai sekali, Yaqdzan senang banget lihat anjing laut mulai dari astraksi sampai dikasih makan ikan gitu. Selain itu anak-anak bisa main air dan pasir. Ada museum tentang ikan, anjing laut, kapal dll juga. Walau tiket masuk ke ecomare cukup tinggi menurut kami, namun seperti inilah harga museum di Belanda dan museum ini tidak termasuk kedalam museum card.

Baca juga Memakai Baju Traditional Belanda di Volendam

Mau ke mercusuar dengan Texelhopper

Kok ga ke penangkapan udang aja? Karena hitung-hitungan budget kesana. Jadilah kami nyari yang free saja, memutuskan ke mercusuar. Transportasi kesana cukup sulit, kita harus reservasi Texelhopper dahulu. Kami menelpon Texelhopper dan sekitar 30 menit kemudian akan datang. Sampai 1 jam menunggu busnya ga datang-datang. Akhirnya kami memutuskan untuk pulang saja. Naik bus menuju kapal Feri.

Inilah sepenggal cerita kami ke pulau Texel. Tipsnya, menginap disana adalah kondisi yang paling ideal. Bagi yang tidak berencana menginap berangkat sepagi mungkin, pulang malam banget dan mungkin hanya bisa mengunjungi 1/2 tempat dalam sehari. Bagi pengguna puclic transport, rencanakan perjalanan sebaik mungkin agar tidak terperangkap di pulau ini. Tips hemat lainnya, ada juga loh yang menggunakan mini bus dengan membawa kasur didalam mobil, tanpa harus menyewa penginapan tetapi bisa bermalam di pulau Texel.

Bagi saya sudah disampaikan ke pulau Texel, bersyukur sekali. Satu hari di Texel bersama dua bocah berangkat jam 6 pagi dan sampai rumah jam 11 malam. Dan besok paginya kami meluncur ke Roermond. Sungguh perjalanan yang tak terlupakan.

Luxembourg, September 2018
*Menuntaskan tulisan seadanya dikala safar Brussel – Luxembourg-Eindhoven

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *