Uncategorized

Antologi Pertama, Karya Perdana. Ga Nyangka!

Jadi ceritanya Desember lalu saya mengikuti sebuah ajang menulis selama 30 hari. Namanya 30DWC, 30 days writing challenge menulis tanpa henti selama 30 hari. Motivasi mengikuti kelas online ini biasa-biasa aja, ingin menantang diri menulis tanpa henti selama 30 hari yang belum pernah ada dalam sejarah hidup saya.

Sempat 2x ikut kopdar #ngobrolinnulis ketika 30DWC berlangsung. Rupanya saya harus punya motivasi lebih agar tidak putus di tengah jalan. Salah satunya ingin latihan menulis story telling yang sedang saya pelajari. Tapi ini terlalu biasa sih, jadi apa motivasi utama? Next time saya akan bahas di blog #bikinpenasaran ga?😝

Alhamdulillah 30DWC terlewati sudah, walaupun megap-megap menjalaninya saya tetap bersyukur bisa sampai pada tahap ini. Challenge pertama itu pasti berat, agak stress galau gimana gitu. Tapi kalau sudah terlewati percaya deh, ada rasa yang berbeda, skill yang tidak sama tentunya. Kalau ada tantangan serupa, akan lebih ringan bukan?

Jadi singkat cerita, 30DWC pun berakhir dan pengumuman nilai pun datang. Deg-deg an ga? iya hahaha..
Tapi ada yang lebih deg-deg an yaitu voting antologi! Uwooow

Dari awal saya ga ada motivasi untuk menjadikan ajang menulis untuk karya antologi, sama sekali ga ada. Dari awal saya juga ga tau apa persyaratan untuk ikut karya antologi. Jadi ya sudah, tuntaskan saja menulis selama 30 hari.

Voting antologi ini ada beberapa persyaratan salah satunya calon buku antologi adalah fighter yang berhasil menyetorkan tulisan selama 30 hari. Lalu tulisan yang diambil untuk karya antologi adalah tulisan bertema yaitu refleksi, resolusi, dan eksekusi. Tiga tema ini yang menjadi tema 30dwc jilid 16.

Setelah pengumuman untuk voting antologi dimulai dan berkali-kali memahami. Saya agak gagal faham dan berkali-kali bertanya “jadi saya adalah calon dalam buku antologi?” 😂 Dari 100 an peserta 30DWC jilid 16, ada sekitar 42 fighter yang terlibat dalam karya antologi. Saya termasuk didalamnya, Alhamdulillah.

Tahap selanjutnya adalah mencari editor dari fighter sendiri. Saya tentu ga akan menawarkan diri karena tulisan sendiri aja masih banyak kesalahan, terutama EYD masih harus banyak belajar.

Siapakah editor dari 30DWC jilid 16?

Mereka adalah @⁨Wardani Oktavia S⁩,
@⁨Nurindah Fitria⁩, dan @Carwini

Yeaaay terima kasih sudah bersedia untuk membantu karya antologi ini Mba-Mba semua.

Trus gimana? Buku siap terbit? Belum, perjalanan masih belum usai. Selanjutnya adalah voting judul buku dan cover. Kalau desain cover dan penerbitan sudah diurus oleh tim 30DWC. Desainnya simple dan elegant gitu. Nuansa abu-abu dan hitam. Hasil voting cover pun jatuh pada desain abu-abu.

Akhirnya, buku antologi teman-teman 30 DWC jilid 16 terbit juga. Alhamdulillah yeaaaay..

BERUBAH

Ada banyak langkah persiapan dalam proses sebuah perubahan. Singkatnya bisa dibagi menjadi 3 bagian utama. Refleksi, Resolusi, dan Eksekusi.

Change, the New Me! Merupakan kumpulan tulisan 3 fase dari pejuang 30DWC jilid 16 yang menulis selama 30 hari.

Sampai sekarang masih ga nyangka banget, saya bisa menjadi bagian dari karya ini. Buku antologi yang merupakan karya perdana saya dalam menulis. Terima kasih teman-teman 30DWC jilid 16, teruslah bertumbuh.

Buat kamu yang menulis, teruslah menyebar kebaikan melalui kata. Walaupun terkadang tidak ada ide dan buta. Buat kamu yang menulis, teruslah berkarya dan mengaksara. Selamat mengukir sejarah peradapan.

#Bagi teman-teman yang berminat dengan buku ini bisa kontak saya ya.

Harga Promo (sampai 20 April 2019) Rp39.916,-
Harga normal Rp49.916,-
Pemesanan bisa hubungi,
(Fiza +31 6 82365948)

Jakarta, Maret 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *