Cerita Yaqdzan & Faiha,  Travelling

Megahnya Perpustakaan Nasional RI; Perpustakaan Tertinggi di Dunia

“Ada banyak cara kecil untuk meluaskan dunia anak-anak. Cinta buku adalah yang terbaik dari segalanya.”—Jacqueline Kennedy

“Ada loh Mas di sini Bibliotheek (sebutan perpustakaan dalam bahasa Belanda) kaya di Eindhoven,” suatu sore lontar saya pada si sulung.

“Haah? benaran? Mau..mau ke sana,” jawabnya spontan.

Tidak dipungkuri bahwa keberadaan suatu fasilitas seperti perpustakaan adalah salah satu cara meningkatkan budaya literasi suatu bangsa. Keberadaan perpustakaan juga salah satu cara mengantarkan anak-anak untuk gemar membaca. Dengan adanya perpustakaan juga akan menjadi sentral anak-anak mencintai buku. Ini yang kami rasakan selama di Eindhoven.

Kalau hari Rabu datang, si sulung menagih untuk berkunjung ke Bibliotheek Eindhoven. Sebuah perpustakaan kota yang berada di pusat kota Eindhoven. Meskipun berkunjung sepulang sekolah, gerak langkah dan semangatnya tidak berkurang sedikit pun.

Katanya di Jakarta sudah mulai dibangun perpustakaan ramah anak, tentu saya dan si sulung penasaran. Namun harapan saya tidak begitu tinggi, mengingat keberadaan perpustakaan di tanah air belum mendapat perhatian lebih. Ini yang saya rasakan sebelumnya.

Pagi itu kami bergegas menuju Jakarta Pusat. Perpustakaan Nasional RI yang menjadi pilihan ketika itu. Lokasinya di Jl. Medan Merdeka Sel. No.11, RT.11/RW.2, Gambir, Senen, Kota Jakarta Pusat.

Tidak ada yang spesial ketika kami masuki halaman gedung ini, gedung tua yang terlihat tidak begitu luas. Dari basement kami diarahkan menuju lobi. Perlahan saya mulai terpesona dan terbelalak melihat sekitar. “Eh kok keren sih, iya kok bersih banget,” Ungkapan ini silih berganti keluar dari saya dan suami.

Di lobi ini setiap pengunjung dipersilakan untuk menitipkan barang bawaannya pada loker yang sudah tersedia. Bagi yang ingin membawa barang bawan seperti laptop ke ruangan maka ada tas khusus yang telah disediakan.

Lobi utama ini cukup luas dan terlihat modern sekali. Ada hal yang mengagumkan, sebuah rak buku berjajar tinggi menuju langit-langit dan pada bagian puncak terdapat peta Indonesia. Desain lobi ini keren sekali!

Perpustakaan ini terdiri dari 24 lantai, konon katanya ini merupakan perpustakaan tertinggi di dunia. Sebut saja lantai 12 merupakan Ruang Baca Koleksi Deposit, katanya ruangan ini adalah tempat membaca yang sangat nyaman. Ruangan ini dilengkapi dengan sofa yang empuk dan berwarna warni. Juga disuguhkan pemandangan indahnya monas dari kaca jendela.

Kami tentu saja bergegas ke lantai 7, dari lobi sengaja memilih eskalator demi menikmati dan penasaran dengan rak buku yang menjulang tinggi. Lantai 7 ini terdapat 2 ruangan yaitu perpustakaan anak dan di depannya perpustakaan lansia dan disabilitas.

Tentu saja anak-anak sudah tidak sabar masuk ke perpustakaan khusus anak-anak ini. Sebelum masuk ke ruangan, perlu diperhatikan bahwa tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman ke dalam ruangan. Jika membawa minum bisa diletakkan di dekat pintu masuk.

Hati saya begitu gembira menyaksikan keberadaan perpustakaan ini. Betul-betul diluar dugaan, bahwa perpustakaan ini begitu ramah anak. Rak-rak buku tertata dengan indah dan rapih. Warna-warni dan desain ruangan begitu menarik pengunjung. Dinding ruangan dihiasi oleh lukisan tokoh legenda asli Indonesia.

Buku yang tersedia bervariasi. Setiap rak disusun berdasarkan kategori misalnya saja dongeng, komik, bahasa, sains dll. Setiap spotnya tinggal ambil buku, baca, dan lesehan di lantai sudah membuat kami sangat nyaman rasanya.

Mau nyari buku yang ngehits sekarang, sepaket jutaan hingga puluhan juta? Di sini ada loh. Keren banget deh.

Selain itu meja dan bangku anak juga disediakan walaupun masih terbatas. Sofa-sofa juga tertata menarik dan empuk memberi kenyamanan bagi anak dan orang tua.

Di sini anak-anak juga difasilitasi dengan komputer untuk menonton film. Di ruangan ini juga ada ruangan bagi ibu menyusui.

Kemudian dipaling pojok ada tempat ruang bermain anak. Tempatnya kecil, mungkin maksimal hanya bisa dikunjungi 10-12 anak. Koleksinya ada buku berbahasa inggris, puzzle, mega blok, boneka dll. Semuanya masih terlihat apik dan terawat ya. Sebetulnya ada yang lebih seru, yaitu playground anak. Sayangnya waktu kami berkunjung ke sana masih tahap renovasi. Dengan adanya playground ini akan mengurangi kebosanan anak-anak balita yang berkunjung. Konsepnya menurut saja sudah bagus sekali.

Oh iya di lantai 7 ini juga disedikan musalla dan toilet. Keduanya sangat bersih dan terjaga, ini yang membuat saya salut. Jika toiletnya nyaman dan bersih maka spot lainnya juga akan mengikuti. Di musalla juga disediakan tempat wudhu yang terpisah antara laki-laki dan perempuan.

Seharian kami menghabiskan waktu di lantai 7 khusus perpustakaan anak ini. Ruangan yang memberi kesan dan kenyamanan yang luar biasa.

Masih banyak ruangan lain yang bisa dieksplore, rasanya memang tidak cukup dalam 1 hari untuk mengunjungi seluruh lantai di perpustakaan ini.

Saya sebagai ibu, melihat perpustakaan ini sungguh besar harapan pada anak bangsa dan generasi penerus bahwa menjadikan membaca sebagai budaya bukan mustahil di negeri ini.
Juga berharap fasilitas seperti ini juga menyebar ke segala pelosok negeri, perpustakaan berada di tengah pemukiman penduduk. Agar segala manfaatnya bisa dirasakan semua lapisan masyarakat.

Jakarta, 30 April 2019

9 Comments

  • Yustisia

    Tidak heran jika koleksi bukunya lengkap dan punya segala fasilitas pendukung yg bagus krn memang seharusnya perpustakaan nasional seperti itu. Meskipun saya belum pernah kesana tulisan ini membuat saya tertarik untuk menjadikan perpusnas tempat yg harus dikunjungi kalau next time ada kesempatan ke jakarta. Nice review kak

    • admin

      Betul kak, besar harapan kita agar perpustakaan ini tidak hanya ada di ibukota ya. Semoga kenikmatan ini bisa dinikmati sampai ke daerah

  • anggi

    masya Allah, bagus perpustakaannya, nyaman untuk anak2 🙂 ya semoga perpustakaan daerah bisa seperti di Jakarta. Oh iya, tidak ada persyaratan khususkah untuk anak balita atau batita seperti harus menunjukkan KIA?

    • admin

      Aku pun tidak menyangka dan terharu mba hehe.. alhamdulillah turut bahagia adanya fasilitas kaya gini. Ga Ada persyaratan apa2 kok, yuk berkunjung mba 🙂

  • dewi apriliana

    Waah ternyata perpusnas bisa sekeren itu yaa. semoga per pus petrpus di daerah daerah kelak juga selengkap dan sekeren itu. Nantinya orang ngajak hang out anak kelurganmya tidak hanya ke mall tapi ‘yuk ke perpus!’

    • admin

      Lumayan banget buat membangun budaya membaca pada anak, sayang letaknya di tengah Kota ga bs dijangkau tiap hari bagi kami yang tinggal di pinggir..

      Terimakasih sudah mampir ya mba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *