• Cerita Yaqdzan & Faiha,  Yaqdzan & Faiha

    Mengapa Balance Bike Menjadi Pilihan?

    Siang itu langit Eindhoven biru membentang, matahari benderang membakar kulit. Musim panas tampaknya selalu dinantikan penduduk lokal. Lain halnya dengan kami pendatang, di saat musim panas datang berdiam di dalam rumah terasa lebih nyaman. Kami mengayuhkan kaki menuju Rode Kruislaan. Rumah berbata merah yang tidak jauh dari halte yang kami singgahi. Kami berjanji dengan penduduk lokal sana, untuk mengambil sebuah balance bikenya. Begitu awal mulanya, saya bertemu balance bike. Ketika itu Faiha berusia 1,5 tahun, kami memang berniat akan memboyong balance bike ini ke tanah air. Balance bike sering disebut juga dengan push bike, kick bike yaitu sepeda keseimbangan tanpa pedal, tanpa rantai yang didesain untuk anak-anak. Sepeda ini didesain…

  • Cerita Yaqdzan & Faiha,  Yaqdzan & Faiha

    Serba-Serbi Hari Pertama Sekolah

    Akhirnya hari pertama sekolah si sulung tiba, anak yang mulanya “berlabel” homeschooling tergantikan menjadi anak sekolahan. Senang atau sedih ya ibu-ibu? Mengikuti wajib sekolah dasar (bassischool) dari usia 4 tahun hingga 6 tahun di Belanda, menjadi pengalaman tersendiri bagi si sulung. Anak yang biasa sehari-hari berkegiatan bersama sang bunda, tiba-tiba harus sekolah full day. Dan ketika pulang ke tanah kembali ke rumah. Hingga setelah 9 bulan kami memutuskan untuk homeschooling, kini Yaqdzan kembali ke sekolah. Terimakasih sudah menjadi murid Bunda selama 9 bulan ini, Mas. Tapi bukan berarti program homeschooling yang kami jalankan di rumah juga hilang karena sudah diserahkan kepada sekolah. Sebaik-baik program sekolah, waktu kebersamaan orang tua dan…

  • Serba serbi menulis

    Sharing Buku Antologi Ke-2, Rona Kota dan Kenangan

    Beberapa tahun silam saya memberanikan diri untuk bermimpi ingin jadi penulis. Padahal menggeluti dalam dunia menulis aja masih baru. Masih blogger newbie, yang ingin mengukir memori dan meraup hikmah dalam setiap perjalanan. Eyd saja masih banyak salahnya dan sambungan antar kalimat banyak ga nyambungnya. Sering loh, tulisan blog saya dikritisi suami hanya tanda bacanya kurang tepat, ga enak dibaca. Jadilah sebelum post di blog saya setor ke beliau untuk mendapat masukan dulu. Saya tau suami bukan seorang penulis atau blogger, update Instagram aja jarang tapi mungkin nilai bahasa Indonesia saya yang kacau😅 Sungguh mimpi untuk menjadi penulis buku masih jauh perjalanannya. Siapa sangka, ketika itu dari ngeblog saya mendapat ajakan…