Buku Anak,  Cerita Yaqdzan & Faiha

Review Buku-buku Islam Anak Berbahasa Indonesia

Si sulung lagi senang-senangnya membaca sendiri. Walau baru kemaren punya kemampuan membaca, sepertinya anaknya ketagihan dan menikmati sekali. Yaqdzan dari awal mula membaca saya selalu tanyakan “Mas, paham ga? Ngerti ga apa yang dibaca?”. Dari intonasi membacanya cukup baik, terkadang menanyakan hal baru sesuatu yang baru dikenalnya.

Komik, adalah buku yang paling disenanginya. Pertama kali memegang komik ketika berkunjung ke perpustakaan nasional yaitu komik doraemon. Ketika itu Yaqdzan responnya biasa saja, kami pun belum menemukan komik yang cocok untuknya.

Di rumah saya agak setrik memilih konten buku bagi anak-anak. Mendahulukan buku-buku yang baik untuk menyiram iman dan akidah anak. Mendahulukan buku-buku ilmu pengetahuan daripada buku-buku fiksi. Buku apapun itu baik berbahasa Indonesia, buku Dutch ataupun yang berbahasa Inggris.

Ada sebundle buku non fiksi berbahasa Inggris suatu ketika pernah menjadi favorit Yaqdzan. Meskipun ceritanya tidak aneh dan berlebihan, tetap saja konten ini tidak lebih dahulu dibandingkan buku lainnya. Maka sejak itu, saya lebih berhati-hati memilih buku.

“Mas boleh baca buku apa aja, yang penting ada satu buku Islam yang Bunda bacain”, begitu tutur saya pada si sulung.

Iya, si sulung walaupun sudah lancar membaca tetapi moment read a load sebelum tidur adalah suatu kewajiban yang dibacakan ayah/bunda. Entah membahas sirah, hadist, tafsir Alquran dll. Kereen banget ya anak-anak tertarik membaca topik seperti ini. Tapi semuanya disajikan dalam bentuk ramah anak kok. Sebut saja sirah dipaparkan dengan sederhana dan menarik bagi anak usia 7 tahun. Anak-anak bisa belajar hadist melalui komik yang diceritakan dalam keseharian. Semuanya disajikan dengan sangat menarik, saya terkagum-kagum pada semua penulis buku anak yang sangat kreatif.

Satu tahun kembali ke tanah air, saya banyak menemukan buku-buku berbahasa Indonesia yang jauh lebih bagus daripada tahun-tahun sebelumnya. Entah saya yang kurang update selama di rantau atau memang kini konten buku anak lebih menarik.

Dulu buku-buku yang menarik baik dari segi konten, kualitas kertas, desain itu pada umumnya buku-buku berbahasa Inggris. Baik buku pengetahuan umum maupun buku Islam. Tak heran, banyak orangtua yang melirik buku-buku import.

Kali ini saya mau review buku-buku Islam berbahasa Indonesia yang dipakai anak-anak di rumah.

1.Komik Anak Islami Tarbiyah Jinsiyyah, Menjaga Diriku

Penulis: Fadila Hanum
Komikus: Miftah Subarkah
Tahun terbit: September 2019
Jumlah halaman: 56

Pendidikan tarbiyah Jinsiyyah adalah pendidikan akhlak dan adab. Ketika komik ini hadir saya ibu pertama yang ingin menghadirkan ini bagi anak-anak. Buku yang mengedukasi bagaimana cara menjaga dan mengatur perbedaan fitrah laki-laki dan perempuan. Memberi pemahaman batasan fitrah seksual anak mulai dari mengajarkan menutup aurat, memisahkan tempat tidur, adab masuk ke kamar orangtua. Menurut saya ini adalah hal-hal krusial yang diedukasi sejak dini kepada anak.

Mari kita ulas sedikit bagaimana daruratnya kondisi anak-anak sekarang. Faktanya, 9 dari 10 predator anak-anak adalah korban predator seks saat ia masih kanak-kanak. Sebuah siklus mengerikan yang bersinggungan dengan kelainan seks bernama LGBT. Ya, kelainan menyukai sesama jenis itu adalah penyakit yang menular.

Fakta2 mengerikan seputar pornografi, pelecehan seksual, dan LGBT yang ada tentu saja sangat mengerikan. Intinya kita semua sadar anak2 kita sedang dalam ancaman serius. Dan kita para
orangtua mau tidak mau harus memegang kendali untuk dapat menyelamatkan mereka. Maka pendidikan seksual ini harus dimulai dari rumah yang dituntun dalam Islam secara menyeluruh. Begitu yang saya dapatkan dari penulis komik ini.

Maka buku ini sangat rekomendasi untuk disampaikan kepada anak. Kualiatas kertas glossy, full color. Ini yang paling saya suka. Jarang-jarang menemukan komik yang full color loh. Penuturan cerita disampaikan dengan sopan (tidak vulgar), keseharian anak-anak banget. Ada lembaran evaluasi pemahaman anak di setiap tema dan lembaran edukasi apa yang harus disampaikan orangtua kepada anak.

Over all, komik ini sangat bagus. Kekurangannya hanya satu, yaitu kurang tebal hehe.. Alhamdulillah, terimakasih kepada mba Fadila yang sudah menyebarkan buku sebagus ini. Beliau adalah penulis buku anak lebih dari 40 buku dan sudah mendapatkan berbagai penghargaan lainnya. Barakallahu fiik.

2. Shalat Ingat Allah

Penulis: Canun Kamil dan Fufu Elmart
Ilustrator: Aang Sulistiawan
Tahun terbit : 2019
Jumlah halaman: 20

Saya baru akhir-akhir ini membaca buku karya Fu dan suami. Masya Allah tabarakallah, selamat ya Fu. Saya mengenal Fu dari jaman kuliah, adik kelas kebidanan yang aktif sejak dulunya. Saya tau banget bagaimana fu mengawali karyanya melalui menulis. Bahkan sebuah note pernikahan Fu pernah hadiahkan buat pernikahan kami 8 tahun lalu. Dan kini, buku-buku anak karya beliau banyak menyedot para orangtua di tanah air. Sekali lagi selamat, selamat menuai Amal jariyah kelak.

Buku ini menjelaskan esensi dan makna dari shalat. Kenapa sih kita sebagai muslim harus shalat? Diceritakan dengan bahasa sederhana dan maknanya dalam sekali.

Kualitas buku? Mengingatkan saya pad buku-buku dari Learning Roots, high quality banget. Mungkin Fu pernah terinspirasi dari sana juga. Semua dicetak di atas kertas tebal, boardbook dan kertas glossy.

Ilustrasinya sangat tajam dan menarik. Setiap halaman ada kegiatan yang dilakukan anak, entah matematika, tracing garis, tebak-tebakan huruf hijaiyyah dll.

Bukunya padat, berisi, dan paket lengkap. Pokoknya loveee banget.

3. Ramadhan Gapai Jannah

Penulis: Canun Kamil dan Fufu Elmart
Ilustrator: Mesyi Julianitha
Tahun terbit : 2018
Jumlah halaman: 38


Masih karyanya Fu yang bertemakan Ramadhan. Lagi lagi esensi dari buku ini dalam sekali, bukan sekedar mengajak anak berpuasa tetapi kenapa kita melakukan ibadah ini. Yang ditonjolkan di sini adalah balasan Surga Ar-Rayyan yang dijanjikan Allah bagi orang-orang berpuasa.

Kualitas buku, cover dengan kertas tebal dan kertas bagian dalam kertas tipis glossy. Ilustrasinya saya suka banget, didominasi dengan ungu-ungu tentunya warna favoritnya penulis.

4. Komik Hadis 99 Pesan Nabi

Penulis: vbi_djenggotten
Tahun terbit: April 2019
Jumlah halaman: 316

Ada yang pernah bingung ga? Mau ngenalin hadist sam anak caranya gimana? Mau buka buku kitab, atau duduk menghafal bareng-bareng? Anak-anak belum tentu tertarik. Buku ini hadir menjawab kebingungan saya.


Buku ini menjadi komik pertama bagi si sulung yang sampai hari ini masih terus minta dibacakan. Sudah khatam berkali-kali, tapi ga bosan-bosan. Hadist yang disampaikan diceritakan sesuai dengan keseharian, walaupun sebagian bahasanya agak blak blak an dan tidak semua kasus dialami si sulung. Tapi pemaparannya lucu dan kocak.

Kualitas kertas, kertas biasa tulisan hitam putih (tidak berwarna). Bukunya tebal, jadi puas banget. Cocok banget bagi anak-anak maupun dewasa.

5. Komik Pengen Jadi Baik 5

Penulis: Squ
Tahun terbit: 2019
Jumlah halaman: 44 halaman

Komik ini isinya hampir mirip dengan komik Hadist 99 Pesan Nabi. Menceritakan tetang hadist dan dihubungkan dengan aktivitas sehari-hari. Ide-ide yang disampaikan bagus, tetapi menurut saya alur ceritanya kurang smooth, terkadang membosankan, beberapa chapter ceritanya kurang asik.

Kualitas buku, hampir sama dengan
komik Hadist 99 Pesan Nabi.

6. Beautiful of juz 30

Penulis: Eka Wardana
Ilustrator:
Tahun terbit:
Jumlah Halaman:


Ini buku ke-2 karya Kak Eka Wardana yang ada di rumah. Bukunya 1 paket terdiri dari 5 buku. Membahas tentang makna dari setiap surat pada juz 30, surat yang digali dari Annaba – Al A’la.

Saya suka seri ini karena sebelumnya punya buku tentang Asmaul Husnanya Kak Eka Wardana. Perpaduan antara komik, ringkasan, dan worksheet. Yaqdzan suka banget tokoh Pipin dan Ipo-Ipo yang lucu pada buku tersebut. Pun Beautiful juz 30 adalah perpaduan komik, ringkasan surat, tebak-tebakan dan arti.

Kualiatas buku, kertas glossy, full color, menarik bagi anak-anak. Buku ini disarankan bagi anak-anak diatas 3 tahun karena kualitas kertas tipis mudah robek.

7. Asmaul Husna

Penulis: Eka Wardana
Tahun terbit: 2015
Jumlah halaman: sekitar 41 halaman, 1 paket 5 buku

Ini buku Islam pertama yang kami boyong kemana-mana. Tokoh yang diceritakan di dalam buku ini menarik banget bagi Yaqdzan, Pipin dan Ipo-Ipo yang me jadi tokoh utama pada komik di dalamnya memang menggemashkan. Buku ini berisi perpaduan komik, ringkasan, dan worksheet.

Kualitas buku, cover tebal, halaman dalam kertas glossy tipis. Usia buku ini hampir 4 tahun, beberapa buku ada yang robek dan halamannya lepas, siapa lagi kalau bukan hasil karya Faiha, diam-diam ditarik lalu dilipat-lipat bagaikan kertas origami😂

8. Muhammad teladanku

Penulis: Eka Wardana & Tim sygma
Tahun terbit: 2018
Jumlah halaman: lebih kurang 69 halaman 1 paket 16 buku

Siapa yang ga kenal buku-buku Sygma Daya Insani ini, rupanya masih karya Kak Eka Wardana kok baru ngeuh.

Jujur kami jarang sekali membeli buku paketan yang ngehits sekarang, yang harganya berjuta-juta, yang ditawarkan dengan sistem menabung, arisan atau cash promo besar-besaran. Saya sama sekali ga lapar mata.

Memilih ini karena butuh dengan mempertimbangkan banyak hal salah satu kontennya. Planning awal saya akan menabung agar bisa membeli buku MuTe ini cash di promo akhir tahun. Namun, 2 tahun di Belanda kenyataannya belum akhir tahun saya sudah merogoh uang euro membeli buku-buku Islam berbahasa Inggris dari UK.

Qadarullah baru tahun lalu berjodoh dengan buku ini.

Siapa role model anak jaman now? Siapa yang dikenal anak-anak kita? Superman, Batman, atau Frozen?

Saya tidak mau demikian, maka nabi Muhammad adalah role model pertama yang harus dikenalkan. Bukunya cukup tebal, isinya lebih banyak tulisan. Memang buku ini membahas sirah lebih detail dari waktu ke waktu.

Kualitas buku, hard cover, halaman kertas glossy. 1 paket dikemas dalam sebuah koper, ini kece banget. Di dalamnya ada poster, Dvd, dan game ular tangga.

Buku ini akan jadi investasi sampai anak-anak besar kelak.

9. Menanti Masa Baligh

Penulis: nizar Saad Jabar Lc
Ilustrator: Tim Perisai Quran
Tahun terbit: 2019
Jumlah halaman: 107

Awal perjalanan saya mencari buku ini adalah karena ada “something wrong” dengan si sulung. Terutama tentang aurat terhadap lawan jemis walaupun masih anak-anak, walaupun sama saudara, walaupun sama sepupu. Tidak, aturan aurat laki-laki dan perempuan itu sudah diatur dalam Islam. Lagi-lagi buku adalah salah satu jurus kami sekeluarga untuk mengupas dan mengkaji sesuatu hal.

Buku ini mengenalkan kepada anak-anak, apa itu baligh, apa kewajiban anak yang sudah baligh, siapa mahram dan bukan mahram. Disajikan dalam bentuk cerita keseharian anak-anak.

Alhamdulillah kegalauan dan kebingungan saya kepada si sulung terbantu oleh buku ini. Buku ini adalah terbitan Qids Perisai Quran Kids, konon katanya buku-buku terbitan ini banyak direkomendasikan.

Sekian dulu review buku kali ini semoga bermanfaat. Mungkin usia kita tidak panjang di dunia dantidak selamanya menemani anak-anak. Maka menumbuhkan iman di dalam dadanya adalah investasi utama. Memupuk anak-anak agar mencintai ilmu, menyukai buku adalah utama.

Duduklah sejenak bersama si kecil, menemaninya membolak balik halaman demi halaman, walau lelah yang dirasa.

Duduklah sejenak bersama si kecil, membacakannya cerita baris demi baris, walau ada ngantuk yang mendera.

Maka berbahagialah bagi mereka yang masih sempat memberikan porsi ini setiap harinya. Maka berbahagialah bagi mereka yang meletakkan aktivitas ini pada porsi utama. Semoga anak-anak kita kelak, menjadi generasi yang haus akan ilmu yang mengantarkannya pada kemuliaan.

Jakarta, Oktober 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *