• Eindhoven,  Our story

    5 Habit Baik dari Rantau untuk Tanah Air

    Aiih kok judulnya berlebihan amat, mau bahas apa sih? Hehe ga kok, ini sebongkah pegangan dan nasehat kami selama di rantau. Pengennya dibawa pulang ke tanah air, dijaga baik- baik. Pelan- pelan kami ingin terapkan di rumah. Jangan patah semangat, meskipun kita berada ditengah buih lautan yang berbeda. Jangan pernah berfikir, kalau hal sepele yang kita lakukan tidak membawa kebaikan apa-apa. Yang bikin kangen Belanda itu, rupanya jalan santai kami saat antar jemput Yaqdzan ke sekolah. Garam habis, minyak goreng kosong, dan persediaan makanan sedikit tersisa saya musti ke supermarket dulu. Mau naik bus sayang ongkosnya karena jaraknya hanya 800 meter. Ya sudah, kami jalan santai saja. Jalan kaki karena…

  • Cerita Yaqdzan & Faiha,  Eindhoven,  Kesehatan

    Mengurus Akte Lahir Faiha sampai di Indonesia

    Seperti janji saya di blog sebelumnya, insya Allah saya akan sharing bagaimana kelanjutan mengurus Akte Lahir Faiha di Indonesia. Tepatnya di Jakarta. Tiga hari sampai di Jakarta kami langsung mencari informasi dan menyiapkan dokumen untuk kelanjutan akte lahir Faiha. Goalnya agar Faiha terdaftar di kartu keluarga (KK). Akte lahir? Dikeluarkan oleh kota kelahiran Eindhoven, surat keterangan lahir KBRI sudah ada diurus waktu di Belanda. Baca juga Anak Lahir di Belanda, Bagaimana Mengurus Akte Lahirnya? Bagaimana step-stepnya? 1. Pelaporan Pencatatan Kelahiran di Luar Negeri Bagi anak-anak yang Lahir di luar negeri, pemerintah Indonesia tidak lagi mengeluarkan akte lahir. Namun, surat pelaporan kelahiran luar negeri untuk melengkapi akte lahir. Sehingga anak lahiran…

  • Eindhoven

    Mencari Rumah Keluarga di Belanda

    Sudah lama ingin sharing tentang mencari rumah di Eindhoven, tapi saya tidak begitu faham karena suami yang mengurusnya. Alhamdulillah topik ini rampung juga, atas goresan suami dan saya nimbrung dikit. Berikut ulasannya. Mencari rumah untuk keluarga dengan anak kecil dan budget terbatas di Belanda, khususnya Eindhoven, ternyata cukup sulit. Beberapa bulan sebelum keberangkatan ke Eindhoven, saya sudah hunting rumah dari Indonesia. Tapi adanya potensi penipuan mengurungkan niat saya untuk mendapatkan rumah di Eindhoven sebelum tanggal keberangkatan. Jadi rencana dirubah, dari yang sebelumnya saya berangkat bersama istri dan anak menjadi saya berangkat sendiri baru kemudian keluarga menyusul setelah dapat rumah. Alhamdulillah, 2 minggu setelah menginjakkan kaki di Schipol saya sign kontrak…

  • Kesehatan

    Cerdas Memilih Gendongan, Review Ergobaby Original

    Menyambung postingan tentang gendongan sebelumnya Review Gendongan bayi, sekarang saya mau review gendongan yang sekarang jadi andalan banget. Sibuk mencari gendongan ketika Faiha usia 1 tahun dan ketika kami berencana mengunjungi salah satu tempat bersejarah Islam, Andalusia. (Baca juga Menelusuri Jejak Kejayaan Islam Andalusia). Gendongan Chico yang dipakai saat newborn udah ga nyaman lagi juga tidak sesuai dengan standart menggendong (M-Shape). Browsing-browsing dan minta review langsung dari teman yang langsung menggunakan. Nyari yang gimana? 1. Pilih yang ga ribet Pertama saya nyari gendongan yang nyaman buat ibu dan bayi. Bahannya ga gerah, saya juga tidak ribet memakainya. 2. Pilih Gendongan yang Support M-Shape Banyak komunitas menggendong sekarang yang mengedukasi bagaimana…

  • Kesehatan

    Review Gendongan bayi

    Dulu ketika Yaqdzan lahir saya tidak terlalu peduli dengan gendongan. Pakai apa aja yang ada, beberapa dari kado modelnya kaya gendongan samping. Yaqdzan usia 1 bulan kok rasanya kurang nyaman. Lalu beralih ke babywrap yang saat itu sedang ngehits. Ga banyak mencari informasi, ga punya ilmu juga. Dan saya juga pasrah aja, namanya juga menggendong kalau pegal ya wajar. Padahal soal gendongan ini penting banget karena akan mempengaruhi kenyamanan ibu dan si kecil. Dan juga intensitas menggunakannya cukup tinggi. Dengan lahirnya anak kedua, saya jadi lebih aware dengan gendongan. Walaupun frekuensi saya menggendong Faiha 1,5 tahun pertama usianya jarang. Tinggal di negara yang stroller friendly, negara 4 musim, hidup mandiri…

  • Eindhoven,  Spiritual Journey

    Reverse Culture Shock, dari Rantau kembali ke Tanah Air

    Nikmatnya kuliner di tanah air sudah terbayang. Haru & bahagia akan bertemu keluarga tak terkira. Faiha akan bertemu nenek & kakeknya yang sudah lama dinantikan. Namun, semuanya tidak seindah bayangan. Detik-detik sebelum kembali ke tanah air memang rasanya sibuk luar biasa, “mati rasa”. Iya mati rasa, saya rasanya tidak bisa berfikir apa-apa ataupun baper menikmati hari-hari terakhir, hanya fokus pada urusan yang tiada akhir. Baca juga Persiapan ke Belanda (Visa MVV, Legalisir Dokumen dll) Bersiap take off hati saya bergumam, oh iya kami akan pulang ke tanah air. Baru saja sampai di Jakarta dan menuju rumah saya merasakan ketidaknyamanan panasnya ibukota. Seketika diajak makan diluar, hati kecil saya kembali menolak,…

  • Eindhoven,  Travelling

    Back For Good, Serba Serbi 14 Jam Perjalanan Amsterdam – Jakarta

    Mengcargokan barang 1,5 bulan menjelang BFG done! Menyusul 2 kardus 2 minggu sebelum BFG. Selesai beberes rumah dan serah kunci pada landord agustus akhir. Kemudian kami akan menumpang selama 2 minggu. Diselang-seling travelling ke Belgia & Luxembourg. Menginap berpindah2. Masya Allah terimakasih kepada teman-teman yang sudah berbaik hati. (Mba aci sekeluarga, mba fitri sekeluarga, mba Rhevy sekeluarga, mba Tita, mas Andi) semoga Allah lancarkan urusan kalian semua 😘 Dan terakhir adalah packing barang-barang yang diangkut ke pesawat nanti. Ini adalah packingan saya yang ke 3, kenapa? Packing pertama sudah fix, lalu ada tambahan 8 kg lego yang kemungkinan akan over 😅. Jadilah dibongkar kembali & kami cargoin aja. Packingan kedua…

  • Eindhoven

    Back For Good, Beberes Rumah Kontrakan Eindhoven

    Tinggal bersihin kamar mandi, dapur, kembalikan barang yang ada, beresin gudang, udah deh! Segampang dan sesimple itu beberes rumah dalam pikiran saya. 5 Hari cukup, jadilah minggu sebelumnya kami sangat sibuk pergi-pergi menghabiskan daagkart. Dari Texel besoknya langsung ke Roermond, disambung pengajian bapak-bapak, besoknya masak buat farewell ibu-ibu. Tiba-tiba saya kaget, “kamar mandi lo kotor amat, toilet patah, lemari washtafel ambruk” diinspeksi ibu ganend. Segitu detailnya? Saya pikir bersihin rumah ala kadarnya. Pertama saya mau cerita beberapa kerusakan rumah kami, yang harusnya menjadi tanggungjawab pemilik rumah. Setelah laporan beberapa kali tapi ga pernah direspon. Bel rumah mati, wastafel kamar mandi bocor jadilah lemarinya ambruk. Exhaust kamar mandi mati. Jadi di…

  • Eindhoven,  Spiritual Journey

    Back For Good Senang atau Sedih?

    Rasanya baru kemaren datang ke Eindhoven, kok waktu cepat berlalu. Rentang 2 tahun sudah kami lewati disini. Dulu saya datang kondisi hamil, sekarang Faiha sudah 1,5 tahun. Betul, 2 tahun sudah terlewati. Buat yang pernah merantau pasti merasakan hal ini. Perasaannya nano-nano banget, terutama 2,5 bulan terakhir. Menghabiskan waktu yang tersisa buat kunjungan museum, ngenalin anak-anak banyak hal, mengirim barang ke tanah air, beberes rumah hingga bersiap pulang. Berasa mimpi. Sudah siap back for good? Yang sering dilontarkan teman-teman. Jujur saja kami akan banyak “kehilangan” nantinya. Apa-apa yang tidak kami dapatkan dulu di tanah air, dan menjadi suatu kesyukuran disini. Siapa yang tidak bahagia kalau di negeri kincir angin ini…

  • Eindhoven

    Memakai Baju Traditional Belanda di Volendam

    Mau liat desa kincir anginnya Holland bisa berkunjung ke Zaanse Scans/kinderdijk. Pasar kejunya Belanda, Gauda/Edam. Mau liat desa nelayannya Belanda atau mau nyoba baju ala mevrow/meener di Belanda, Volendam tempatnya. Hampir 2 tahun di Belanda akhirnya kami berkunjung ke volendam. Planningnya dari awal memang volendam jadi destinasi terakhir kami. Kenapa? Mau foto keluarga ala Holland gitu nunggu Faiha agak besaran dulu. Kalau foto di Volendam ini pasti famous banget. Jadi saya mau cerita soal trip kami ke Volendam, ngapain aja? Kemana aja? Budgetnya berapa? Sekitar 30 menit dari Amsterdam di tepi danau IJsselmeer, ada desa kecil namanya Volendam. Desa nelayan ini terkenal dengan pelabuhannya yang indah, pasar ikan dan pakaian…