• Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Menjadi Donatur Kringloop Winkel (Secondhands Store) di Belanda

    Mulai dari pecinta kringloop winkel, sering mondar mondir kringloop winkel. Mengetahui bagaimana kringloop winkel ini berada, yang bagi saya menarik & unik. Hingga 2 bulan sebelum for good kami merasakan juga sebagai donatur kringloop winkel. Bahagia? Iya. Terkadang hal-hal sepele seperti ini, menjadi bagian mereka & ikut merasakan membuat saya bahagia. Baca juga Belajar dari Kringloopwinkel, Toko Barang Bekas Penuh Manfaat di Belanda Jadi setelah kami mengecek gudang dan memilah-milah, ada 3 klasifikasi barang yaitu yang akan dikirim via cargo, dibuang dan didonasikan ke kringloop winkel. Pertama kami berkunjung ke kringloop winkel terdekat, mengabarkan maksud kedatangan kesini akan mendonasikan barang. Barang-barangnya cukup berat jadi kami ingin barangnya dipick up oleh petugas…

  • Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Mainan Edukatif yang Murah di Belanda, Cari Dimana?

    Apa yang pertama kami cari awal mula di Belanda? Bundanya Yaqdzan kemana-mana lirik tempat sampah dan mainan. Hampir satu bulan Yaqdzan full di rumah, saya mengajaknya membuat suatu prakarya sederhana untuk mengisi hariannya. Botol susu dan karton telur yang kami dapatkan di supermarket mewah sekali rasanya hehe..Lalu ada 2 tas buku & mainan yang kami peroleh dari warga sini juga woow sekali, tak sia- sia ayah menggoes sepeda kian kilometer, semuanya free. Setiap pulang sekolah Yaqdzan & bunda tak lupa menyinggahi toko sebelah sekolah, dengan berjalan kaki ke sekolah berjarak 2,6 km pulang pergi menghemat ongkos 2-3 euro digantikan dengan mainan-mainan murah meriah, disini disebutnya kringloop. Toko bekas yang menyediakan…

  • Eindhoven,  Spiritual Journey

    Menjadi Pendamping Suami yang Sekolah, Ngapain Aja?

    Saat saya menuliskan blog ini, di draft tertulis kalau ini draft ke-78 semenjak saya di Belanda. Dalam artian ada 77 tulisan yang saya post hampir 2 tahun terakhir. Berbagai bahasan dan tema saya tuangkan, niatnya ingin mengisi waktu untuk menulis disamping mengurus anak-anak dan menemani suami sekolah walaupun bahasannya random. Dan hari ini sambil duduk santai menemani anak-anak di perpustakaan saya terinspirasi membahas topik ini. “Kalau tinggal di luar negeri bisa ngapain aja? Di rumah aja? Biar produktif ngapain aja?”. Jujur awal mula sampai di Belanda saya agak deg-degan an, kenapa? Karena masih bingung mau ngapain. Yang saya takutkan waktu berlalu saja dan saya tidak mendapatkan apa-apa yang bermanfaat. Alhamdulillah…

  • Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Musim Dingin di Belanda

    Ied Mubarak semua! Diawal syawal ini saya mau meramaikan blog yang sudah lama terpampang di draft, bercerita tentang winter kami selama di Belanda. Dari sekian banyak musim terlewati, musim dingin ini seru juga untuk diceritakan. Ketika menyebut kata winter mungkin setiap orang akan berfikir tentang salju dan dinginnya cuaca. Peristiwa turunnya salju tentu sangat dinantikan terutama bagi orang-orang yang tinggal di negara tropis yang belum pernah mengalaminya dan winter 2016 merupakan pengalaman pertama kami sekeluarga di Eindhoven. Warga Belanda paling senang jika ditanya tentang cuaca, mereka cukup bangga karena survive dengan cuaca seperti ini. Musim dingin ini seru & tidak ada lagi pilihan selain harus survive, iyap! Betul ternyata. Menunggu…

  • Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Ramadhan di Belanda, Apa yang Bikin Rindu Tanah Air

    Teringat seorang ustadz yang dedikasinya untuk umat tak ada hitung-hitungnya. Berdiri tegak menyiarkan kebaikan, semangatnya berkobar membela bumi Palestina. Namun ramadhan ini beliau sudah tiada. Banyak mendengar kabar orang- orang yang lebih dahulu berpulang. Betapa bersyukur dan takutnya diri ini, kalau ramadhan tahun ini Allah luaskan usia. Apa yang membuat saya banyak berkeluh kesah, tidak bersyukur. Sebagaimana Allah anjurkan memanjangkan dalam setiap doa ketika bulan rajab datang, agar disampaikan pada Ramadhan. Saya mau cerita aja serba serbi Ramadhan tahun ini di Belanda. Kondisinya sekarang saya sedang menyusui Faiha yang berusia 1,5 tahun dan berniat untuk puasa. Di Belanda puasanya sekitar 18 jam an dan ini pertamanya puasa saya selama disini…

  • Eindhoven,  Spiritual Journey

    Ramadhan di Belanda: Rindu Suara Azan

    Kalau ramadhan tiba, rasanya rindu saya pada tanah air membuncah. Rindu ramainya suasana ramadhan, kangen pasar takjil jelang berbuka. Kangen kolak pisang + roti tawar bikinan ibu. Rindu mesjid dan alunan suara azan. Saya iri menyaksikan mesjid-mesjid yang dipenuhi oleh halaqah Quran, bermalam dalam sujudnya yang panjang. Berbuka bersama dengan bentangan karpet yang panjang di halaman mesjid. Semenjak kami hijrah di Belanda, boleh dikatakan saya belum pernah mendengar suara azan yang berkumandang dengan lantangnya. Tidak pernah mendengar suara azan yang bersahut-sahutan seperti di Indonesia. Di tanah air azan berkumandang 5x sehari, jadi teringat 2 tahun silam saya mengantarkan Yaqdzan ke mesjid disaat azan zuhur/asar berkumandang. Terkadang kami bermain-main di mesjid…

  • Eindhoven,  Travelling

    Jalan-Jalan Murah & Hemat ala Kami di Belanda

    Tidak hanya turis loh yang jalan-jalan hemat saat berkunjung ke Belanda. Kami yang menetap sementara juga mengupayakan untuk jalan- jalan semurah mungkin. Alasannya membawa 2 anak dan tinggal di Eindhoven yang rata-rata lokasi tujuan wisata dicapai sekitar 1-3 jam. Jadi untuk berkunjung ke kota sebelah kami harus menyiapkan dana yang tidak murah menggunakan kereta api. Biasanya kami bepergian disaat weekend misalnya sabtu. Berkunjung ke spoorweg museum & ninjtje museum di Utrecht dengan jarak tempuh sekitar 1 jam. Nemo museum di Amsterdam sekitar 2,5 jam perjalanan. Desanya Belanda yang cantik sekali, Giethoorn sekitar 3 jam an perjalanan. Keukenhof tulipnya Holland sekitar 2-3 jam perjalanan. Transportasi umum di Belanda sudah tertata baik,…

  • Eindhoven

    Ke Spoorweg Museum, Lagi dan Lagi

    Penghujung tahun lalu sepertinya kami tidak mengajak anak-anak ke kota tetangga. “Hmm..udah lama ya mas kita ga naik kereta” cengkrama kami melewati gerbong kereta yang sepi. Akhir minggu sebelum sekolah akan mulai. Pagi sekali kami bergegas menuju stasiun. Waktu dhuha belum masuk, 2° celcius pagi itu. Yaqdzan paling bersemangat walaupun cuaca dingin. Tiket, museum card, Ov chipkaart, tripod sudah semua. Sembari saya mengecek list satu persatu. Lalu satu tas perbekalanpun, stroller akan membawanya. Iya, bekal makanan salah satu point wajib bagi kami. Tak disemua tempat ditemukan makanan halal. Dan menyiapkan bekal adalah cara berhemat saat travelling. Spoorweg museum! Boleh jadi ini museum terbaik yang kami kunjungi, terlebih bersama Yaqdzan. Railway…

  • Cerita Yaqdzan & Faiha,  Eindhoven,  Hidup di Belanda,  Sekolah Anak

    Cara Yaqdzan Belajar Bahasa Belanda di Negeri Tulip

    Kami membawa Yaqdzan ke Belanda tidak menyiapkan apapun. Yang saya tahu anak 4 tahun di Belanda sudah wajib sekolah. Kami hanya mengkomunikasikan kalau nanti Yaqdzan akan sekolah. Sekolah apa? Pilihannya international school atau public school. Tentu bahasa yang digunakan berbahasa Inggris atau bahasa Belanda. Setelah mempertimbangkan beberapa hal salah satunya biaya, kami akhirnya memilih public school. International school dengan biaya 5000-7000 euro/ tahun tidak memungkinkan dengan keluarga mahasiswa seperti kami. Public school yang free menjadi pilihan dan rencana Allah pasti lebih baik, tak disangka digantikan dengan Islamic school yang rasanya sampai hari ini saya hampir tidak percaya. Tarieq Ibnoe Ziyad, Islamic basisschool yang dikelola pemerintah jaraknya cukup dekat dengan rumah…

  • Cerita Yaqdzan & Faiha,  Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Perayaan Koningsdag (King’s Day) di Negeri Van Orange

    Koningsdag warga Belanda menyebutnya, merupakan perayaan ulang tahun Raja Willem-Alexander yang diperingati setiap tanggal 27 April. Dimana sejak tahun 2014 Belanda dipimpin oleh Raja Willem Alexander dan sebelumnya dipimpin oleh Ratu Beatrix ibunya Raja Willem. Ketika masa Ratu Beatrix warga Belanda merayakan Koninginnedag (Queen’s Day). Oranje madness dan fleamarket (vrijmarkt) adalah hal yang sangat khas ditemukan saat Queen’s Day atau King’s Day setiap tahunnya. Vrijmarkt (free market) dimana setiap warga terbuka untuk membuka lapak menjual barang yang tidak terpakai di rumah. Pada umumnya dijual dengan harga murah karena tujuannya untuk mengosongkan barang-barang yang tidak terpakai. Barang yang dijual apa saja mulai dari pakaian, alat masak, mainan, makanan, perlengkapan bayi dll.…