• Eindhoven

    Tips Belanja Barang Sale di Belanda

    Minggu lalu saya bolos update blog, lagi repot ga jelas, mau nulis feelnya ga dapat, ide sih banyak. Bertanya pada suami “minggu ini mau nulis apa ya?” Hal ini udah biasa banget didengar suami saat saya stagnan ngeblog. Jadilah postingan kali ini tulisan ringan, pengalaman saya di Belanda atas ide suami saya jadikan tema minggu ini, seputar tips belanja murah. Di Indonesia mungkin yang familiar diskonan itu Matahari Department Store ya, stiker salenya terpampang besar lalu berbondong-bondong kami mencari barang murah. Lalu bagaimana suasana sale di Belanda? Secara umum barang-barang di Eropa (khususnya Belanda) mahal, apalagi kalau dikonversi rupiah. Waktu awal kedatangan kami di Belanda butuh jaket winter, masuk ke…

  • Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Back for Good, Mengirim Barang dari Belanda via Cargo

    Halo semua! Kali ini saya mau cerita soal barang-barang yang akan dikirim via cargo ke Indonesia. Dari awal mula datang ke Eindhoven saya sudah berniat akan mengirim barang via cargo nantinya. Belum tau info apa-apa sih, tetapi mendengar sharing dari teman yang back for good dari UK yang juga mengcargokan barangnya, pun kami punya niat yang sama. Jadilah saya & suami tidak ragu untuk menglist barang yang kami rencanakan untuk diboyong ke tanah air sejak awal mula disini. Akhirnya 3 bulan sebelum back for good saya memilah-milah barang. Apa yang akan diboyong, punya nilai faedah luas & harga ekonomis kami dapatkan di Belanda dan barang apa yang akan ditinggal. Barang…

  • Kesehatan

    Anak Lahir di Belanda, Bagaimana Mengurus  Akte Lahirnya?

    Mau cerita dulu soal ketidaktauan kami selama ini, dari mulai santai saja, kami fikir udah selesai soal akte lahir oh ternyata belum ngapain-ngapain hehe..jadi setelah Faiha lahir kebetulan pihak gementee (wali kota) datang ke rumah sakit untuk melakukan registrasi kelahiran anak-anak, Faiha langsung mendapatkan akte lahir. Akte lahir di Belanda bentuknya selembar kertas hvs gitu, ini bukan surat keterangan lahir tetapi sudah akte kelahiran. Jadi karena akte lahir sudah ditangan, kami sudah pede aja kalau akte ini suatu saat sudah bisa dibawa ke tanah air. Lalu ketidaktauan berikutnya 6 bulan sebelum back for good. Baca-baca dari blog yang setengah-setengah. Kami datang ke gementee (wali kota) dengan tujuan untuk menstranslet akte…

  • Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Menjadi Donatur Kringloop Winkel (Secondhands Store) di Belanda

    Mulai dari pecinta kringloop winkel, sering mondar mondir kringloop winkel. Mengetahui bagaimana kringloop winkel ini berada, yang bagi saya menarik & unik. Hingga 2 bulan sebelum for good kami merasakan juga sebagai donatur kringloop winkel. Bahagia? Iya. Terkadang hal-hal sepele seperti ini, menjadi bagian mereka & ikut merasakan membuat saya bahagia. Baca juga¬†Belajar dari Kringloopwinkel, Toko Barang Bekas Penuh Manfaat di Belanda Jadi setelah kami mengecek gudang dan memilah-milah, ada 3 klasifikasi barang yaitu yang akan dikirim via cargo, dibuang dan didonasikan ke kringloop winkel. Pertama kami berkunjung ke kringloop winkel terdekat, mengabarkan maksud kedatangan kesini akan mendonasikan barang. Barang-barangnya cukup berat jadi kami ingin barangnya dipick up oleh petugas…

  • Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Mainan Edukatif yang Murah di Belanda, Cari Dimana?

    Apa yang pertama kami cari awal mula di Belanda? Bundanya Yaqdzan kemana-mana lirik tempat sampah dan mainan. Hampir satu bulan Yaqdzan full di rumah, saya mengajaknya membuat suatu prakarya sederhana untuk mengisi hariannya. Botol susu dan karton telur yang kami dapatkan di supermarket mewah sekali rasanya hehe..Lalu ada 2 tas buku & mainan yang kami peroleh dari warga sini juga woow sekali, tak sia- sia ayah menggoes sepeda kian kilometer, semuanya free. Setiap pulang sekolah Yaqdzan & bunda tak lupa menyinggahi toko sebelah sekolah, dengan berjalan kaki ke sekolah berjarak 2,6 km pulang pergi menghemat ongkos 2-3 euro digantikan dengan mainan-mainan murah meriah, disini disebutnya kringloop. Toko bekas yang menyediakan…

  • Eindhoven,  Spiritual Journey

    Menjadi Pendamping Suami yang Sekolah, Ngapain Aja?

    Saat saya menuliskan blog ini, di draft tertulis kalau ini draft ke-78 semenjak saya di Belanda. Dalam artian ada 77 tulisan yang saya post hampir 2 tahun terakhir. Berbagai bahasan dan tema saya tuangkan, niatnya ingin mengisi waktu untuk menulis disamping mengurus anak-anak dan menemani suami sekolah walaupun bahasannya random. Dan hari ini sambil duduk santai menemani anak-anak di perpustakaan saya terinspirasi membahas topik ini. “Kalau tinggal di luar negeri bisa ngapain aja? Di rumah aja? Biar produktif ngapain aja?”. Jujur awal mula sampai di Belanda saya agak deg-degan an, kenapa? Karena masih bingung mau ngapain. Yang saya takutkan waktu berlalu saja dan saya tidak mendapatkan apa-apa yang bermanfaat. Alhamdulillah…

  • Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Musim Dingin di Belanda

    Ied Mubarak semua! Diawal syawal ini saya mau meramaikan blog yang sudah lama terpampang di draft, bercerita tentang winter kami selama di Belanda. Dari sekian banyak musim terlewati, musim dingin ini seru juga untuk diceritakan. Ketika menyebut kata winter mungkin setiap orang akan berfikir tentang salju dan dinginnya cuaca. Peristiwa turunnya salju tentu sangat dinantikan terutama bagi orang-orang yang tinggal di negara tropis yang belum pernah mengalaminya dan winter 2016 merupakan pengalaman pertama kami sekeluarga di Eindhoven. Warga Belanda paling senang jika ditanya tentang cuaca, mereka cukup bangga karena survive dengan cuaca seperti ini. Musim dingin ini seru & tidak ada lagi pilihan selain harus survive, iyap! Betul ternyata. Menunggu…

  • Eindhoven,  Hidup di Belanda

    Ramadhan di Belanda, Apa yang Bikin Rindu Tanah Air

    Teringat seorang ustadz yang dedikasinya untuk umat tak ada hitung-hitungnya. Berdiri tegak menyiarkan kebaikan, semangatnya berkobar membela bumi Palestina. Namun ramadhan ini beliau sudah tiada. Banyak mendengar kabar orang- orang yang lebih dahulu berpulang. Betapa bersyukur dan takutnya diri ini, kalau ramadhan tahun ini Allah luaskan usia. Apa yang membuat saya banyak berkeluh kesah, tidak bersyukur. Sebagaimana Allah anjurkan memanjangkan dalam setiap doa ketika bulan rajab datang, agar disampaikan pada Ramadhan. Saya mau cerita aja serba serbi Ramadhan tahun ini di Belanda. Kondisinya sekarang saya sedang menyusui Faiha yang berusia 1,5 tahun dan berniat untuk puasa. Di Belanda puasanya sekitar 18 jam an dan ini pertamanya puasa saya selama disini…

  • Cerita Yaqdzan & Faiha,  Hidup di Belanda,  Sekolah Anak

    Faiha ikut sekolah speelinloop di Belanda

    Saya termasuk orang yang penasaran sama sesuatu yang baru, salah satunya adalah ketika Belanda dinobatkan oleh Unicef sebagai Dutch children the happiest in the world. Bagaimana anak-anak Belanda dididik dan dibesarkan. Apa sih point plusnya, walau mendapat penghargaan dari Unicef tentu ada minusnya juga. Lalu bertanya-tanya apa yang bisa kami ambil teladannya dari budaya mereka, cocok ga sih dengan visi misi keluarga kami. Dan sekitar 1 bulan lalu saat kunjungan posyandu kami mengutarakan bahwa ingin “menyekolahkan” Faiha (15 bulan). Loh masih bayi kok disekolahin? Hehe..tenang :). Jadi di Belanda ada beberapa tingkatan sekolah. 1. Speelinloop diperuntukkan bagi anak 1,5 tahun – 2,3 tahun. Ada juga institusi yang memperbolehkan jika anak…

  • Eindhoven,  Spiritual Journey

    Ramadhan di Belanda: Rindu Suara Azan

    Kalau ramadhan tiba, rasanya rindu saya pada tanah air membuncah. Rindu ramainya suasana ramadhan, kangen pasar takjil jelang berbuka. Kangen kolak pisang + roti tawar bikinan ibu. Rindu mesjid dan alunan suara azan. Saya iri menyaksikan mesjid-mesjid yang dipenuhi oleh halaqah Quran, bermalam dalam sujudnya yang panjang. Berbuka bersama dengan bentangan karpet yang panjang di halaman mesjid. Semenjak kami hijrah di Belanda, boleh dikatakan saya belum pernah mendengar suara azan yang berkumandang dengan lantangnya. Tidak pernah mendengar suara azan yang bersahut-sahutan seperti di Indonesia. Di tanah air azan berkumandang 5x sehari, jadi teringat 2 tahun silam saya mengantarkan Yaqdzan ke mesjid disaat azan zuhur/asar berkumandang. Terkadang kami bermain-main di mesjid…