• Cerita Yaqdzan & Faiha,  Our Story,  Yaqdzan & Faiha

    Perenungan~Sekolah di Rumah atau di Luar?

    Halo..Halo Hampir 1 bulan blog saya ga aktif, kemana aja? Ngapain aja? Ini yang dinamakan writer block kah? Semoga ga berlama-lama ya hehe..Akhir-akhir ini saya memang fokus pada yang lain. Masih dalam bidang kepenulisan juga kok, jadi sekarang udah agak longgar dikit. Sebelum kena kick sama mingce @1minggu1cerita jadi saya mau segera update 😂😂 Akhir-akhir ini saya lagi merenung, rupanya sudah 6 bulan kami back for good ke Indonesia. Lalu saya udah ngapain aja? Anak-anak gimana? Terutama melihat si sulung yang belum sekolah. Satu hal yang paling saya takutkan adalah sia-sia terhadap waktu. Terlena dengan waktu luang dan beralasan besok saja memulainya. Betul saja ketika saya bilang ke suami, Yaqdzan…

  • Eindhoven,  Our Story

    5 Habit Baik dari Rantau untuk Tanah Air

    Aiih kok judulnya berlebihan amat, mau bahas apa sih? Hehe ga kok, ini sebongkah pegangan dan nasehat kami selama di rantau. Pengennya dibawa pulang ke tanah air, dijaga baik- baik. Pelan- pelan kami ingin terapkan di rumah. Jangan patah semangat, meskipun kita berada ditengah buih lautan yang berbeda. Jangan pernah berfikir, kalau hal sepele yang kita lakukan tidak membawa kebaikan apa-apa. Yang bikin kangen Belanda itu, rupanya jalan santai kami saat antar jemput Yaqdzan ke sekolah. Garam habis, minyak goreng kosong, dan persediaan makanan sedikit tersisa saya musti ke supermarket dulu. Mau naik bus sayang ongkosnya karena jaraknya hanya 800 meter. Ya sudah, kami jalan santai saja. Jalan kaki karena…

  • Our Story

    Pejuang Terapi Kepala Peyang

    “Kalian sebaiknya membawa Faiha ke kinderfysiotherapie” diagnosa sang dokter saat kami mengunjungi posyandu. Aku heran dan terkaget putri kami Faiha terdiagnosa sindrom kepala peyang. “Masa sih kepala peyang aja harus diterapi?” Aku masih terheran-heran meninggalkan langkah pintu posyandu. Kami tidak begitu mengindahkan anjuran dokter. Tidak begitu penting bagiku, “toh di Indonesia ga ada diterapi segala” gumam hatiku. Selang 1 bulan kami kembali berkunjung ke posyandu untuk memenuhi pengecekan tumbuh kembang si kecil. Dokter kembali menyarankan kami kembali untuk membuat janji pada fisioterapi. Akupun tidak setuju begitu saja. “Apa urgensinya putriku harus dibawa ke fisioterapi? Kami bertanya kepada perempuan berambut cepak itu. Berkunjung ke fisioterapi bagiku artinya ada sesuatu yang tidak…

  • Our Story

    Semangkok Kibbeling di Pasar Sabtu

    “Jadi kita ga kebagian tiket kereta promo yah? Ya udah Ke Amsterdamnya ditunda dulu” aku menyusun jadwal liburan akhir pekan kami. Hari sabtu adalah yang paling aku nantikan, hari yang paling sibuk dan juga melelahkan tetapi membuatku bahagia Bagaimana tidak, bagiku 6 hari lainnya adalah rutinitas memenuhi kebutuhan dapur dan mempersiapkan sulungku sekolah. Sedangkan bagi suamiku adalah hari-hari yang berkutat dengan tugas, rumus-rumus dan perpustakaan. Menjadi mahasiswa master di negeri van orange, membuatnya belajar sangat keras. Matahari menyengat di ubun-ubun. Sinarnya yang terik membakar kulit. “Makan kibbeling yuk”, aku mengajak suami ke pasar sabtu. Aku membuka payung hitamku, sedikit mengurangi terik matahari. Meskipun bagi warga lokal adalah pemandangan aneh, aku…

  • Eindhoven,  Our Story

    13 Januari, Senja yang Mencekam

    Buienradar, aplikasi perkiraan cuaca populer kami mengabarkan bahwa sore itu suhu 2 derajat celsius. Angin menembus celah-celah pintu rumah kami. Kotak pemanas putih yang berjajar di dinding tak seutuhnya memberi kehangatan. “Ke Jumbo yuk, nyari buat cemilan malam enaknya apa ya?” Suami mengajak berkunjung ke supermarket berlogo kuning andalan kami. “Ayah benaran mau keluar? Tugasnya masih banyak ga?” Ujarku. Boschdijk street yang biasa kami tapaki kini terhenti di Halte Minckelersplein. ” Kita naik bus aja gimana? Kakiku sakit” aku berjalan tertatih. Rasanya aku tak mampu berjalan kaki. Angin berhembus tak tentu arah, dingin menggigit tulang, dan bebanku semakin berat menunggu kelahiran si mungil yang tak lama lagi. Hidup tanpa belaian…