• Spiritual Journey,  Travelling

    Apa Oleh-Oleh Favoritmu Saat Travelling?

    Sebetulnya minggu ini saya akan menuliskan pengalaman travelling kami minggu lalu, ada 2 tema yang akan dituliskan namun sepertinya saya perlu “riset” kecil-kecilan. Ditunda dulu, sehingga minggu ini saya akan sharing soal memilih oleh-oleh disaat travelling. Juga terinspirasi setelah membaca blog seorang teman (mba Monik). Tulisan ringan ini harapannya ada manfaatnya sebagaimana dahulu saya tidak ada ide soal ini. Mungkin bagi kami suatu saat oleh-oleh ini akan menjadi kenangan ketika kembali ke tanah air kelak. Mengenal miniatur khas berbagai negara juga menjadi wadah belajar anak-anak kelak. Pun mengingatkan bagaimana dahulu kami hidup di rantau. Travelling kami saat ini adalah kota-kota di Belanda dan negara-negara tetangganya sekitar 1 tahun terakhir ini.…

  • Travelling

    Kota-Kota Cantik Penuh Pesona di Eropa Timur

      Bagi kami summer tahun ini, summer pertama berkumpul dengan keluarga. Karena summer tahun lalu saya dan Yaqdzan baru saja bersiap-siap menuju tanah Eropa dan adiknya belum lahir. Di Belanda liburan musim panas sekitar 6 minggu dan suami tidak ada libur karena dia memutuskan untuk internship, kalaupun ingin berlibur harus mengerjakan tugasnya lebih awal. Enam minggu libur sekolah, tentulah kami ingin menghadirkan kegiatan untuk Yaqdzan termasuk merencanakan liburan keluarga. Hingga dayungpun bersambut, tawaran liburan dari PPI Enschede cukup membantu mahasiswa yang berkeluarga seperti kami untuk travelling. Tripnya ke-4 negara (Jerman-Vienna-Budapest-Praha) rombongan 1 bus selama 6 hari. Kamipun segera bergabung dengan PPI dan langsung membayar full. Sebenarnya saya agak ragu, disaat…

  • Travelling

    Trip to Paris

    Dipenghujung April sampai awal Mei Belanda lagi libur sekolah, libur vakantie dan libur nasional (King’s Day) selama 2 minggu. Liburan kali ini kami berkunjung ke Paris, kota yang dikenal dengan the City Of Light. Perjalanan kami ke Paris sebenarnya agak was-was karena berkaca dari pengalaman teman-teman yang selalu diingatkan agar waspada dengan copet dan segala modusnya. Hal pertama yang dilakukan adalah membawa barang bawaan sesimple mungkin, termasuk saya tidak membawa tas pribadi sama sekali. Apalagi membawa bayi & balita mungkin akan lebih repot dan bisa jadi akan jadi peluang untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk barang-barang berharga seperti paspor, dompet, dan uang saya menyimpannya dikantong dress. Barang bawaan lainnya koper…

  • Travelling

    Kota Baja Dusseldorf

    Menuliskan sebuah perjalanan disaat liburan natal dan tahun baru tahun lalu, berkunjung ke sebuah kota di negara tetangga yang tidak jauh dari ¬†Eindhoven bernama Dusseldorf. Kami memilih berkunjung ke Dusseldorf karena kota ini terletak di bagian negara Jerman yang paling dekat & berbatasan dengan Eindhoven. Dan juga travelling ini disaat saya hamil 32 minggu yang tidak memungkinkan berkunjung ke negara Eropa lain menggunakan pesawat. Ini merupakan perjalanan pertama saya ke negara Eropa lainnya. Kota Dusseldorf memang tidak sepopuler kota-kota utama seperti, Berlin, Frankfurt, atau Munich. Namun, kota ini salah satu tujuan kunjungan wisata utama yang terkenal dengan kota shopping, fashion, gaya hidup modern, dan industri bajanya. Terletak di tepi sungai…

  • Travelling

    Keukenhof, Kebun Tulip Terbesar di Dunia!

      Lisse, sebuah kota di Holland Selatan adalah kunjungan kami dipenghujung pekan ini. Wisata alam spring bernama Keukenhof, dunia mengenalnya dengan taman bunga terindah yang berwarna-warni terbentang luas. Eindhoven – Schipol airport, rute perjalanan kami dengan train. Stasiun & airport yang padat dikunjungi oleh pendatang entah dari kota lain atau negara bagian dunia lainnya. Mengingatkan saya beberapa bulan lalu menginjakkan kaki di Schipol dengan suhu 8 derajat untuk pertama kalinya. Memetik hikmah dari sebuah keramaian di Schipol airport yaitu budaya antri di Belanda, yang awalnya sempat membuat saya bingung. Jarang sekali saya punya pengalaman antri di toilet dan di Schipol Airport untuk pertama kalinya melihat orang-orang berbaris satu jalur ke…

  • Eindhoven,  Travelling

    Mengandung – Menggandeng (Balita) – Mendorong Koper Menuju Bandara Schipol Amsterdam

    Semenjak suami berencana untuk melanjutkan studi dan melalui beberapa tahap ikhtiar, tentunya kami mulai menggali informasi sebanyak mungkin. Saya yang super detail pun *alamak mulai belajar tentang beberapa hal – hal dan mempersiapkan setiap kondisi yang mungkin terjadi. Salah banyaknya tentu informasi membawa keluarga, dokumen yang diperlukan, biaya, membawa anak dll. Mulai dari opsi berangkat bareng yang peluangnya kecil terkendala housing keluarga utamanya, LDR 6 bulan an baru dijemput, bersiap – siap berangkat menyusul berdua bocah di bulan k- 2/3. Dan Allah takdirkan kami berangkat bertiga sama janin yang di perut, rezeki yang tak terduga Masya Allah tentunya ini bagian dari skenario terbaikNya. Bagaimana Allah mengatur rapih segalanya, saya melewati…

  • Travelling

    Trip to Banda Aceh

    Bertolak dari padang (*tepatnya 4 jam dari bandara Internasional Minangkabau kami bergegas setelah subuh. Bbrrr perjalanan masih sangat panjang, bawa perbekalan yang cukup semoga semua happy dan ga mabok hehe.. Transit 4 jam di Medan alhamdulillah bocah masih enjoy. Takjub ngeliat bandara yang udah kaya mall *norak sayapun mulai tepaar naik turun litf bolak balik menelusuri mushala, tempat makan, ruang check in dan boarding yang bikin gempor. Bandara kualanamu ini punya pesona tersendiri, beda banget sama bandara domestik sebelumnya yang pernah saya kunjungi. Welcome Banda Aceh! 1 jam sebelum magrib kamipun landing di bandar udara Sultan Iskandar Muda, perjalanan menelusuri tempat penginapan sekitar 1 jam saya bergumam, hhmm..kota ini begitu…

  • Travelling

    Hidup Di Palembang

    Pertama kalinya menginjakkan kaki dibumi sriwijaya jadi wong kito galo awal April 2015 lalu dalam rangka ikut suami yang bertugas di site office. Alhamdulillah akhirnya usai sudah urusan packing-packing dan memilah-milah barang-barang yang akan dipindahkan ke Sumatera *huaaa Walau hijrahnya hanya untuk 1-2 tahun kami *saya yang bawel bin rempong memboyong barang-barang yang diperlukan di Palembang nanti. Mulai dari pakaian, peralatan dapur, alat tempur menggosok, semua buku bocah, alat tempur homeschoolingnya dll total pengiriman barang 6 kardus besar *fiuuh dengan asumsi lebih hemat karena biaya pengiriman barang dalam jumlah besar yang cukup murah. Pertama kali datang kami tinggal semacam penginapan yang 1 rumah ada beberapa kamar fasilitas lengkap + AC…